SPBU-Di-Bogor-Kehabisan-BBM-Bersubsidi
Bogor, 27/11 (ANTARA) - Sejumlah SPBU di Kota Bogor, Jawa Barat, mulai kehabisan BBM bersubsidi sehingga beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tersebut tutup dan tidak melayani konsumen.

Pantauan ANTARA, Selasa, dua SPBU di Kota Bogor tidak melayani pembeli seperti di SPBU 34 -16108 di Jalan Pajajaran dekat Balai Binarum dan SPBU 34-16106 di Jalan Dadali.

Pihak pengelola SPBU pun memasang plang bertuliskan permintaan maaf karena persediaan BBM habis. Sementara di Jalan Dadali, petugas menutup portal pintu masuk SPBU sebagai tanda tidak melayani konsumen.

Akibat tutupnya dua SPBU tersebut, warga menyerbu SPBU yang terdapat di Jalan Pajajaran depan RS Azra. Antrian konsumen terlihat memanjang, hingga keluar jalan, pengelola SPBU pun terlihat mengerahkan seluruh pegawainya untuk melayani pembeli agar tidak terjadi penumpukan dan antrian kendaraan yang panjang.

"Sudah sejak Senin kemarin, pembelian BBM meningkat, jadi ramai seperti ini," kata Komariah, salah satu petugas pengisian BBM di SPBU Pajajaran itu.

Tutupnya sejumlah SPBU juga dialami di wilayah perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bogor. Satu-satunya SPBU yang ada di wilayah Ciapus juga tidak beroperasi melayani pembeli.

"Saya lagi ada kerjaan di Ciapus, karena kehabisan bensin, saya mau ngisi dulu di SPBU terdekat. Eh, ternyata tidak buka. Ada plang didepannya bertuliskan maaf BBM habis," kata Wildan warga setempat.

Akibat tidak beroperasinya SPBU di wilayah Ciapus tersebut, iapun memutar arah kendaraannya untuk mencari SPBU terdekat. Hingga akhirnya ia sampai di SPBU Bondongan yang dari Ciapus jaraknya sekitar lima kilometer.

"SPBU Bondongan masih buka, tapi antrianya panjang sekali. Karena saya tidak pakai BBM bersubsidi (premium) jadi tidak pperlu mengantre," katanya.

Meski kondisi di lapangan seperti itu, belum terlihat kepanikan dari konsumen karena warga rata-rata membeli BMM dalam jumlah normal.


Laily R






:

COPYRIGHT © ANTARA 2026