“Kita juga menginginkan agar kawasan PLBN tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitar PLBN,” kata Yusharto sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu.
Ia menggarisbawahi hal itu ketika memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 RI di PLBN Motaain Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (17/8). Upacara tersebut dihadiri oleh TNI, Polri, Pemerintah Timor Leste, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Yusharto membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian terkait “Nusantara Baru Indonesia Maju”. Peran penting perbatasan dalam menjaga ketahanan nasional dan kedaulatan negara menjadi salah satu hal yang disoroti dalam sambutan tersebut.
Lebih lanjut, Yusharto berharap, kawasan PLBN dapat menjadi salah satu pintu ekspor nasional, guna membanjiri negara tetangga dengan berbagai komoditas hasil produksi dalam negeri.
Untuk mewujudkan hal tersebut, rantai pasok logistik dalam negeri sampai kawasan perbatasan harus terus diperkuat. Selain itu, upaya peningkatan nilai tambah hasil produksi juga harus terus dilakukan, termasuk kerajinan masyarakat perbatasan dan pemasarannya ke negara tetangga.
"Kita meyakini pemerintah yang akan datang akan menjadikan semangat masyarakat perbatasan negara sebagai beranda dan halaman depan negara, sebagai visi pengelolaan perbatasan negara," katanya.
Pewarta: Fath Putra MulyaEditor : Feru Lantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.