• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Kamis, 11 Desember 2025
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Polri sebut etomidate sudah masuk golongan narkotika

      Polri sebut etomidate sudah masuk golongan narkotika

      46 menit lalu

      Menhub pastikan kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 di kawasan Danau Toba

      Menhub pastikan kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 di kawasan Danau Toba

      51 menit lalu

      Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya kena OTT, Bahlil: Kita hormati proses hukum

      Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya kena OTT, Bahlil: Kita hormati proses hukum

      1 jam lalu

      JK ungkap kerap merdekakan jurnalis usai terima Anugerah Dewan Pers 2025

      JK ungkap kerap merdekakan jurnalis usai terima Anugerah Dewan Pers 2025

      1 jam lalu

      Jimly sebut sejumlah tersangka demonstrasi Agustus 2025 sudah dibebaskan

      Jimly sebut sejumlah tersangka demonstrasi Agustus 2025 sudah dibebaskan

      4 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Serapan anggaran DPUPR Bogor baru 37,43 persen, terendah jelang akhir tahun

      Serapan anggaran DPUPR Bogor baru 37,43 persen, terendah jelang akhir tahun

      4 jam lalu

      Realisasi belanja Kabupaten Bogor capai 71 persen hingga 5 Desember

      Realisasi belanja Kabupaten Bogor capai 71 persen hingga 5 Desember

      4 jam lalu

      Polisi imbau waspada usai remaja tewas di irigasi Ciseeng

      Polisi imbau waspada usai remaja tewas di irigasi Ciseeng

      11 jam lalu

      Pedagang warung Bogor bahas adopsi teknologi dalam FGD kolaboratif

      Pedagang warung Bogor bahas adopsi teknologi dalam FGD kolaboratif

      11 jam lalu

      Kapolrestro Depok jalankan program Ngopi Kamtibmas jaga kondusivitas

      Kapolrestro Depok jalankan program Ngopi Kamtibmas jaga kondusivitas

      11 jam lalu

      Kepala Polrestro Depok: "Police Goes to School" beri pembinaan bagi pelajar

      Kepala Polrestro Depok: "Police Goes to School" beri pembinaan bagi pelajar

      23 jam lalu

      PDIP Depok bergerak semangat gotong royong yang makin kokoh sebagai identitas partai

      PDIP Depok bergerak semangat gotong royong yang makin kokoh sebagai identitas partai

      9 Desember 2025 13:01

      Disdukcapil Depok lakukan sosialisasi pentingnya legalitas perkawinan

      Disdukcapil Depok lakukan sosialisasi pentingnya legalitas perkawinan

      9 Desember 2025 12:21

      Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif di ajang IGA 2025

      Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif di ajang IGA 2025

      14 jam lalu

      Pemberdayaan ekonomi jadi isu Musrenbang Kota Sukabumi

      Pemberdayaan ekonomi jadi isu Musrenbang Kota Sukabumi

      10 Desember 2025 10:02

      Indeks Literasi Masyarakat Kota Sukabumi meningkat

      Indeks Literasi Masyarakat Kota Sukabumi meningkat

      9 Desember 2025 17:27

      Long march 253 anggota Brimob berakhir di Palabuhanratu Sukabumi

      Long march 253 anggota Brimob berakhir di Palabuhanratu Sukabumi

      9 Desember 2025 15:31

      400 pengembang perumahan di Bekasi belum serahkan PSU

      400 pengembang perumahan di Bekasi belum serahkan PSU

      11 jam lalu

      Pria di Bekasi dijerat enam tahun penjara sebarkan konten asusila

      Pria di Bekasi dijerat enam tahun penjara sebarkan konten asusila

      11 jam lalu

      Ini empat calon komisaris bank syariah milik Pemkot Bekasi

      Ini empat calon komisaris bank syariah milik Pemkot Bekasi

      10 Desember 2025 10:04

      Kejati Jabar tetapkan dua tersangka korupsi tunjangan perumahan DPRD Bekasi

      Kejati Jabar tetapkan dua tersangka korupsi tunjangan perumahan DPRD Bekasi

      9 Desember 2025 22:01

      Pemkab Karawang tata area Stasiun Cikampek jelang konektivitas KRL

      Pemkab Karawang tata area Stasiun Cikampek jelang konektivitas KRL

      14 jam lalu

      Pemkab Karawang anggarkan Rp10 miliar untuk penataan wilayah Cikampek

      Pemkab Karawang anggarkan Rp10 miliar untuk penataan wilayah Cikampek

      20 jam lalu

      Polisi Karawang amankan pelaku penikam pasangan suami isteri

      Polisi Karawang amankan pelaku penikam pasangan suami isteri

      22 jam lalu

      Subang: SIPD acuan penyusunan laporan keuangan

      Subang: SIPD acuan penyusunan laporan keuangan

      23 jam lalu

  • Kesehatan
    • Wamenkes ajak humas K/L ambil peran perluas informasi dan tingkatkan partisipasi CKG

      Wamenkes ajak humas K/L ambil peran perluas informasi dan tingkatkan partisipasi CKG

      42 menit lalu

      Sejumlah layanan di RSUD Langsa Aceh mulai beroperasi kembali usai bencana banjir

      Sejumlah layanan di RSUD Langsa Aceh mulai beroperasi kembali usai bencana banjir

      3 jam lalu

      Cuaca buruk bisa sebabkan penurunan daya tahan tubuh anak pemicu ISPA

      Cuaca buruk bisa sebabkan penurunan daya tahan tubuh anak pemicu ISPA

      11 jam lalu

      Kiat cegah ISPA di musim hujan dan banjir

      Kiat cegah ISPA di musim hujan dan banjir

      13 jam lalu

      Pulau Seribu cegah penyebaran rabies di tiga pulau melalui vaksinasi

      Pulau Seribu cegah penyebaran rabies di tiga pulau melalui vaksinasi

      17 jam lalu

  • Iptek
    • Undip gandeng Technische Universitat Berlin cari solusi atasi persoalan kawasan pesisir

      Undip gandeng Technische Universitat Berlin cari solusi atasi persoalan kawasan pesisir

      3 jam lalu

      Mahasiswa FEB UI diharapkan mampu rancang solusi bisnis berkelanjutan

      Mahasiswa FEB UI diharapkan mampu rancang solusi bisnis berkelanjutan

      11 jam lalu

      Kemkomdigi umumkan Arah Indonesia Digital

      Kemkomdigi umumkan Arah Indonesia Digital

      13 jam lalu

      BAKTI Kemkomdigi sebut 30.017 titik lokasi di Indonesia terhubung satelit SATRIA-1

      BAKTI Kemkomdigi sebut 30.017 titik lokasi di Indonesia terhubung satelit SATRIA-1

      13 jam lalu

      Guru Besar IPB sebut perhutanan sosial baru separuh yang dikelola

      Guru Besar IPB sebut perhutanan sosial baru separuh yang dikelola

      14 jam lalu

  • Artikel
    • Beregu putri Indonesia dan tembok Thailand yang tak kunjung retak

      Beregu putri Indonesia dan tembok Thailand yang tak kunjung retak

      4 jam lalu

      Masa kecil di era AI: menimbang harapan dan ancaman

      Masa kecil di era AI: menimbang harapan dan ancaman

      11 jam lalu

      Lantunan doa bagi mereka yang pergi tanpa sempat berpamitan

      Lantunan doa bagi mereka yang pergi tanpa sempat berpamitan

      13 jam lalu

      Saat ibadah berujung petaka; belajar dari kasus Bupati Aceh Selatan

      Saat ibadah berujung petaka; belajar dari kasus Bupati Aceh Selatan

      19 jam lalu

      Roda baru untuk mobilitas pelajar Mataram

      Roda baru untuk mobilitas pelajar Mataram

      20 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • BMKG imbau masyarakat tetap tenang sikapi bibit siklon tropis 91S

      BMKG imbau masyarakat tetap tenang sikapi bibit siklon tropis 91S

      1 jam lalu

      Jakarta diprakirakan diselimuti awan tebal Kamis pagi

      Jakarta diprakirakan diselimuti awan tebal Kamis pagi

      3 jam lalu

      DPRD Jabar desak dilakukan perbaikan hulu hingga hilir Citarum solusi banjir Bandung

      DPRD Jabar desak dilakukan perbaikan hulu hingga hilir Citarum solusi banjir Bandung

      4 jam lalu

      Pemkot Jakarta Utara deklarasi 100 persen kelurahan Stop BABS

      Pemkot Jakarta Utara deklarasi 100 persen kelurahan Stop BABS

      11 jam lalu

      Kemenhut sebut DAS Kuranji di Sumbar alami pelebaran signifikan usai banjir bandang

      Kemenhut sebut DAS Kuranji di Sumbar alami pelebaran signifikan usai banjir bandang

      11 jam lalu

  • Wisata
    • Disbudpar Cianjur pastikan tidak ada tiket masuk kawasan Cibodas saat libur Nataru

      Disbudpar Cianjur pastikan tidak ada tiket masuk kawasan Cibodas saat libur Nataru

      4 jam lalu

      Kawasan adat Suku Badui dipadati pengunjung untuk berburu buah durian

      Kawasan adat Suku Badui dipadati pengunjung untuk berburu buah durian

      4 jam lalu

      Bangka Barat bantu kembangkan desa wisata

      Bangka Barat bantu kembangkan desa wisata

      11 jam lalu

      Cara bertemu dengan lumba-lumba di tengah laut Bali Utara

      Cara bertemu dengan lumba-lumba di tengah laut Bali Utara

      10 Desember 2025 06:39

      TNBTS perpanjang masa penutupan pendakian Gunung Semeru antisipasi cuaca ekstrim

      TNBTS perpanjang masa penutupan pendakian Gunung Semeru antisipasi cuaca ekstrim

      9 Desember 2025 21:04

  • Internasional
    • Prancis berniat batasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah umur

      Prancis berniat batasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah umur

      1 jam lalu

      Dua ilmuwan Jepang menerima Hadiah Nobel bidang kedokteran dan kimia

      Dua ilmuwan Jepang menerima Hadiah Nobel bidang kedokteran dan kimia

      3 jam lalu

      Korsel protes pesawat China dan Rusia masuki zona pertahanan udaranya

      Korsel protes pesawat China dan Rusia masuki zona pertahanan udaranya

      11 jam lalu

      China terus pantau perkembangan banjir bandang di Sumatra

      China terus pantau perkembangan banjir bandang di Sumatra

      19 jam lalu

      Presiden Ukraina siap serahkan usulan revisi resolusi konflik ke AS pada Rabu

      Presiden Ukraina siap serahkan usulan revisi resolusi konflik ke AS pada Rabu

      20 jam lalu

  • Olahraga
    • Ini jadwal SEA Games Kontingen Indonesia

      Ini jadwal SEA Games Kontingen Indonesia

      1 jam lalu

      Arsenal masih sempurna usai lumat Club Brugge 3-0

      Arsenal masih sempurna usai lumat Club Brugge 3-0

      4 jam lalu

      PSG bermain imbang 0-0 lawan tuan rumah Bilbao

      PSG bermain imbang 0-0 lawan tuan rumah Bilbao

      4 jam lalu

      Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

      Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

      11 jam lalu

      Timnas U-20 lakukan 11 pertandingan uji coba menuju Kualifikasi Piala Asia 2027

      Timnas U-20 lakukan 11 pertandingan uji coba menuju Kualifikasi Piala Asia 2027

      11 jam lalu

  • Foto
    • Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Rabu, 3 Desember 2025 9:36

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Jumat, 7 November 2025 9:45

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Selasa, 4 November 2025 8:53

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Senin, 3 November 2025 8:17

      Generasi Campus Roadshow 2025 di IPB University

      Generasi Campus Roadshow 2025 di IPB University

      Jumat, 24 Oktober 2025 13:35

  • Video
    • Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Rabu, 3 Desember 2025 10:12

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      Selasa, 2 Desember 2025 15:28

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Minggu, 30 November 2025 20:39

      Combo 3 view alam dalam 1 hotel

      Combo 3 view alam dalam 1 hotel

      Minggu, 30 November 2025 20:38

      Hotel bintang 5  ter-halal se-Jabar!

      Hotel bintang 5 ter-halal se-Jabar!

      Minggu, 30 November 2025 20:36

Telaah - Tuma'ninah Dan Kabinet Kerja

Rabu, 15 Juni 2016 23:51 WIB

Telaah - Tuma'ninah Dan Kabinet Kerja

Dr Ir Ricky Avenzora MSc FTrop. (ANTARA FOTO/Istiemawa/Pribadi/Dok).

Dalam hal ini, "hilangnya" kritik kepada pemerintah dari berbagai media "main stream" adalah hal yang termasuk perlu diwaspadai oleh Kabinet Kerja.
Sejalan dengan akan berakhirnya sepertiga pertama kegiatan puasa Ramadhan 1437 Hijriah yang dilaksanakan umat Islam di dunia, maka barangkali ada baiknya bila salah satu hikmah ibadah ini dijadikan sebagai bahan berpikir tentang perjalanan bangsa sekarang.

Jika dalam Islam diyakini bahwa sepertiga pertama dari Ramadhan adalah merupakan fase rahmat (fase limpahan rahmat dan pahala) --diikuti fase maghfirah (pengampunan) pada 10 hari berikutnya, serta fase "itqun minan nar" (pembebasan dari api neraka) pada sepertiga terakhir Ramadhan-- maka barangkali proses perjalanan bangsa Indonesia saat ini perlu pula kita refleksikan pada tiga fase yang berbeda tersebut.

Dalam konteks rahmat, kita semua tentu patut bersyukur kehadirat Allah SWT bahwa hingga saat ini bangsa dan negara kita masih ada, pemerintah yang berdaulat di bawah pimpinan Presiden Jokowi masih terus berjalan dan gonjang-ganjing politik nasional pun terlihat semakin mereda, serta setidaknya sebagian besar rakyat ternyata masih dapat makan dan menghidupi dirinya dengan berbagai cara yang mereka miliki.

Sedangkan dalam fase maghfirah (pengampunan), sebelum memohon ampun kepada Ilahi maka tentunya kita semua perlu untuk merenungkan berbagai kesalahan sendiri dalam perjalanan masing-masing, baik pada tataran individu maupun dalam hal institusi sebagai suatu entitas.

Allah SWT memang Maha Tahu tentang berbagai kesalahan kita, namun Allah juga telah mengingatkan bahwa nasib suatu bangsa tak akan Dia ubah jika bangsa itu tak mau mengubahnya. Dengan demikian, maka kesadaran dan kejujuran atas berbagai kesalahan yang telah diperbuat tentunya menjadi prasyarat dari pengampunan menuju perubahan tersebut.


Kesadaran dan kejujuran diri Dalam konteks berbangsa dan bernegara, seorang pelajar/mahasiswa tentu
perlu mengintrospeksi diri tentang kesungguhan serta kedisiplinan mereka dalam belajar serta menuntut ilmu. Sejalan dengan era kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi, di satu sisi tugas seorang guru/dosen tampaknya menjadi lebih ringan dalam hal menyampaikan informasi (baca: pengetahuan).

Namun di sisi lain tumbuhnya "perilaku instan" di tengah masyarakat menjadikan bebannya lebih berat dalam hal menumbuhkan "ilmu" dalam diri murid/mahasiswanya.

Sudahkah Sang guru/dosen mencurahkan segala kompetensi, tenaga dan waktunya untuk secara sungguh-sungguh menempa "alam pikir", "alam rasa", "alam jiwa" dan "alam raga" murid/mahasiswanya? Atau kah sang guru sudah kehabisan tenaga karena perubahan kurikulum belaka? Atau malah sang dosen menjadi "mati langkah" akibat penerapan jargon manajemen pendidikan yang selama 15 tahun terakhir hanya menjadikannya sebagai "pelayan" belaka bagi mahasiswanya? Idealnya, ketika kita sebagai seorang suami (sebagai pemimpin dalam keluarga) tentu kita dituntut untuk menafkahi istri dan anak-anak nya dengan rezeki yang halal, sedangkan seorang istri tentu diwajibkan untuk menundukkan hati dan pikirannya kepada suaminya seutuhnya.

Sudahkan salah satu prasyarat terbentuknya keluarga sakinah itu kita jalankan guna melahirkan dan membentuk generasi penerus yang barakah untuk kemajuan nusa dan bangsa? Ketika kita sebagai seorang pemimpin di suatu entitas kerja, kita tentunya punya kewaijban moral untuk mensejahterakan para sub-ordinat kita, sedangkan sebaliknya saat sebagai seorang staf tentunya kita punya kewajiban untuk memberikan semua kompetensi terbaik agar tercapai dan berhasilnya misi bersama yang kita emban di bawah arahan sang pemimpin.

Sudahkah hal tersebut kita lakukan, atau kita semua hanya sibuk bernafsi-nafsi dalam memainkan "office-politicking" untuk menguntungkan diri masing-masing? Tatkala kita sebagai seorang pengusaha, apakah kita sudah membayarkan upah para pekerja kita secara pantas sebelum keringatnya kering, apakah kita sudah jujur dalam berusaha, serta telah beradabkah kita dalam mengambil keuntungan dan taatkah kita akan pajak?.

Sebaliknya, pada saat kita sebagai konsumen sudah sadarkah kita bahwa perekeonomian bangsa dan negara perlu dibangun dengan mengutamakan sikap untuk mengonsumsi produksi dalam negeri? Lebih lanjut, (jika kita) sebagai seorang presiden/menteri tentu pertanyaan yang harus kita ajukan pada diri kita adalah: (a) apakah aku telah menjadi presiden/menteri untuk mejamin kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat bangsa ku, atau aku hanya telah menjadi "petugas partai" (meminjam istilah Ibu Megawati) dan presiden/menteri bagi para
relawan serta cukong pendukung ku saja.

Kemudian, (b) apakah aku telah melahirkan keputusan-keputusan yang baik dan benar, terukur serta benar-benar berguna bagi negara dan bangsaku, atau sebenarnya aku hanya melahirkan proyek-proyek impianku yang menguntungkan para kroni ku dan bangsa asing saja.

Lalu, (c) apakah aku telah berdiri tegak dan bersikap berani untuk membela kepentingan serta marwah bangsa dan negara ku, atau sesungguhnya aku hanya telah tunduk dan dijajah oleh bangsa asing
yang berhasil menakut-nakuti aku?

Tuma'ninah dan kabinet kerja

Dalam Islam, dinyatakan bahwa shalat lima waktu adalah merupakan "tiang agama", sedangkan "tuma'ninah" adalah merupakan salah satu rukun dalam melaksanakan shalat. Melalui kewajiban "tuma'ninah" setiap individu yang melaksanakan shalat tidak hanya dituntun dan dituntut menyadari setiap doa dan bagian dari shalat yang sedang dia lakukan, melainkan juga diwajibkan untuk menghayati serta meresapi serta meyakininya secara sungguh-sungguh.

Meskipun dalam Islam dinyatakan bahwa "shalat" nya seorang hamba adalah sebagai penentu utama dalam penghitungan amal-ibadah hamba tersebut selama hidupnya, namun Allah SWT juga mengingatkan bahwa
seorang hamba yang rajin shalat adalah bisa "cilaka" jika hamba tersebut: (a) mendustakan agama, (b) mencela anak yatim, (c) tidak mau memberi makan orang miskin, (d) lalai dalam waktu shalat,
serta (e) bersikap "riya".

Dalam berbagai pengajian tasawuf dijelaskan bahwa "kealpaan/kegagalan" seorang hamba dalam melakukan "tuma'ninah" pada saat shalat akan punya kecenderungan menjadikan shalat hamba tersebut
ibarat hanya seperti "bulir-bulir padi yang hampa", sehingga bukan tidak mungkin dia akan masuk dalam golongan hamba-hamba yang "celaka".

Jika ajaran tentang "cilakanya" kinerja orang yang shalat di atas direfleksikan dengan kehidupan bernegara, maka kinerja suatu rezim pemerintah yang sedang berkuasa akan bisa menjadi "celaka" pula jika: (a) mendustakan amanat UUD-45 dan Pancasila, (b) mencela marwah bangsa sendiri, (c) tidak mau memberi makan bangsa sendiri yang jelas-jelas masih miskin, (d) lalai dalam memaknai waktu pembangunan, serta (e) bersikap "riya" dalam banyak hal.

Atas hal itu, maka Kabinet Kerja yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo kiranya perlu untuk kita gugah agar juga berkenan melakukan "tuma'ninah" atas segala keputusan politik dan pembangunan yang sedang dan akan dikerjakan.

Kabinet kerja perlu kita gugah untuk "tuma'ninah" agar tidak mendustakan amanat UUD-45 dan Pancasila.

Kita semua perlu membantu Kabinet Kerja agar dalam pemanfaatan bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya haruslah benar-benar untuk kemakmuran rakyat, dalam bentuk usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan.

Kita semua perlu mengingatkan Kabinet Kerja bahwa membuka "kran investasi" dan memberi konsensi kepada bangsa asing untuk menanamkan investasi dan menguasai berbagai proyek strategis yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah suatu kekeliruan yang sangat serius.

Investasi dan konsesi bagi bangsa asing hanyalah menjadikan rakyat sebagai "budak ekonomi" bangsa asing, sebagai pekerja dan pemakan gaji yang tidak akan pernah menjadi benar-benar makmur. Perlu pula kita sadari bersama bahwa perbudakan ekonomi tersebut akan berjalan untuk jangka wakta puluhan tahun ke depan, yang bisa saja melewati usia para pemimpin Kabinet Kerja itu sendiri.

Segenap rakyat Indonesia juga perlu bangkit dan bangun untuk menjaga serta membelakewibawaan Presiden Jokowi sebagai Kepala Negara dalam menghadapi berbagai tekanan dan gerakan politik global bangsa asing; baik politik kedaulatan negara, politik ekonomi maupun politik lingkungan.

Perlu kita sadari bahwa ketika seorang Kepala Negara kehilangan kewibawaan politiknya, maka hal tersebut dapat diibaratkan seperti "matinya" seorang ayah dan menjadikan rakyat negeri kita sebagai "yatim". Di sisi lain, seorang ayah (baca: Presiden) juga perlu "tuma'ninah" untuk meresapi dan menyadari fungsi serta tanggung jawabnya secara hakiki agar "kuat" untuk bertindak baik dan benar dalam memimpin dan menjaga marwah bangsanya.

Memberikan banyak investasi strategis dan jangka panjang kepada bangsa asing dapat diibaratkan "menghinakan marwah" dan tidak mau memberi makan bangsa sendiri. Begitu pula halnya dengan kebijakan yang berpotensi untuk mematikan usaha dan industri strategis dalam negeri yang muncul sebagai akibat tekanan politik lingkungan global.

Kabinet Kerja perlu diajak untuk "tuma'ninah" dalam menyadari bahwa sesungguhnya di dalam negeri sendiri potensi investasi tersebut sesungguhnya adalah lebih dari berlimpah.

Mari bayangkan berapa nilai kapital yang bisa dikumpulkan oleh para kaum "Nahdiyin"/NU (60 juta orang), kaum Muhammadiyah (30 juta orang), para PNS (5 juta orang) dan para kaum non-Muslim (50 juta orang) di negeri ini jika seandainya pemerintah berhasil melahirkan suatu sistem (katakanlah untuk sementara kita sebut sebagai) "Saham Rakyat" sebesar Rp1 juta per orang dalam waktu setahun.

Dalam setahun, Kabinet Kerja akan mampu mengumpulkan "Saham Rakyat" (hanya dari empat komponen bangsa itu saja) setidaknya sebesar RP145 triliun, bukan? Potensi "Saham Rakyat" itu jauh lebih besar dari semua janji-janji surga para investor asing itu, bukan? Hal itu tidak akan pernah bisa kita sadari jika fikiran, hati, jiwa dan raga kita hanya untuk partai maupun untuk relawan kita belaka; tidak untuk dan bersama rakyat kita.

Atas hal itu, maka Kabinet Kerja juga perlu kita temani untuk "tuma'ninah" dalam merajut rentang waktu perencanaan keberhasilan yang mereka impikan. Melakukan proses pembangunan dengan pola
"lonjak-lotongi" (istilah Minangkabau untuk menggambarkan sikap yang terlalu bersemangat dan progresif dengan tidak memperhatikan berbagai kaidah dan norma serta etika) adalah sama halnya dengan "lalai" atas waktu.

Ibarat shalat di luar waktu adalah tidak sah, maka pembangunan yang berpola "lonjak-lotongi" juga adalah akan menjadi sia-sia belaka.

Dalam konteks "riya", Kabinet Kerja juga perlu kita ajak untuk "tuma'ninah" agar benar-benar bisa menghayati betapa buruknya dampak dari berbagai bentuk program pencitraan yang muncul selama ini; baik dalam konteks gerakan-gerakan "beauty contest" yang sengaja diciptakan untuk mencuatkan dan memperkuat citra, maupun dalam bentuk "buzzer-war" yang bergerak untuk melakukan pembelaan atas suatu kritik.

Dalam hal ini, "hilangnya" kritik kepada pemerintah dari berbagai media "main stream" adalah hal yang termasuk perlu diwaspadai oleh Kabinet Kerja.

Kiranya Allah SWT berkenan untuk menuntun kita semua agar benar-benar bisa melakukan "tuma'ninah" sesuai posisi masing-masing.

Semoga Allah juga berkenan membukakan mata dan pintu hati serta memberi kecerdasan dan kepahaman pada kita semua untuk dapat mempelajari serta mengamalkan ilmu dunia dan ilmu akhirat-Nya dengan sebaik-baiknya guna memperbaiki dan membangun bangsa serta negara ini.

*) Penulis adalah salah satu pendiri Perhimpunan Nasionalis Indonesia (Pernasindo), saat ini Ketua Program Studi Pascasarjana Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Pewarta: Dr Ir Ricky Avenzora MSc FTrop *)
Editor : M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Kemendikdasmen turunkan tim untuk telaah kasus kematian seorang siswa SMA di Garut

Kemendikdasmen turunkan tim untuk telaah kasus kematian seorang siswa SMA di Garut

16 Juli 2025 18:53

KPK telaah laporan dugaan korupsi pada pengadaan pesawat jet pribadi KPU RI

KPK telaah laporan dugaan korupsi pada pengadaan pesawat jet pribadi KPU RI

8 Mei 2025 02:14

Erick Thohir telaah total Pertamina, jadi momentum lakukan perbaikan

Erick Thohir telaah total Pertamina, jadi momentum lakukan perbaikan

2 Maret 2025 15:58

Guru Besar FT UI telaah antisipasi kecelakaan teknologi pada industri berisiko tinggi

Guru Besar FT UI telaah antisipasi kecelakaan teknologi pada industri berisiko tinggi

30 Juli 2023 22:38

Presiden Jokowi: Menkopolhukam msih kaji dan telaah terkait putusan MK soal pimpinan KPK

Presiden Jokowi: Menkopolhukam msih kaji dan telaah terkait putusan MK soal pimpinan KPK

7 Juni 2023 09:35

Dishub Kota Bogor telaah permintaan 54 aset halte Perumda Trans Pakuan

Dishub Kota Bogor telaah permintaan 54 aset halte Perumda Trans Pakuan

16 Maret 2022 07:36

KPK telaah kasus dugaan korupsi aduan HMI Bekasi

KPK telaah kasus dugaan korupsi aduan HMI Bekasi

11 Januari 2022 15:49

Telaah - Bersepeda itu bukan sekadar olahraga

Telaah - Bersepeda itu bukan sekadar olahraga

28 November 2020 20:34

Terpopuler

Kejati Jabar tetapkan dua tersangka korupsi tunjangan perumahan DPRD Bekasi

Kejati Jabar tetapkan dua tersangka korupsi tunjangan perumahan DPRD Bekasi

Pemkot tunda lagi Pesona Nusantara Bekasi Keren

Pemkot tunda lagi Pesona Nusantara Bekasi Keren

Karawang berangkatkan 50 pelajar untuk pendidikan bela negara

Karawang berangkatkan 50 pelajar untuk pendidikan bela negara

Tiga RT di kawasan Pluit Jakut terendam banjir rob pada Kamis siang

Tiga RT di kawasan Pluit Jakut terendam banjir rob pada Kamis siang

Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

Top News

  • Polisi amankan seorang sopir yang tabrak sejumlah siswa SD di Jakarta Utara

    Polisi amankan seorang sopir yang tabrak sejumlah siswa SD di Jakarta Utara

    32 menit lalu

  • Polres Metro Jakpus tetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka

    Polres Metro Jakpus tetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka

    36 menit lalu

  • Wamenkes ajak humas K/L ambil peran perluas informasi dan tingkatkan partisipasi CKG

    Wamenkes ajak humas K/L ambil peran perluas informasi dan tingkatkan partisipasi CKG

    42 menit lalu

  • Polri sebut etomidate sudah masuk golongan narkotika

    Polri sebut etomidate sudah masuk golongan narkotika

    46 menit lalu

  • Menhub pastikan kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 di kawasan Danau Toba

    Menhub pastikan kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 di kawasan Danau Toba

    51 menit lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2025
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA