"Formalin, boraks dan lain-lain, sangat membahayakan kesehatan manusia,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karawang Abu Bukhari di Karawang, Senin.
Selain membahayakan kesehatan manusia, penggunaan bahan beracun itu akan mengurangi produk kualitas olahan ikan.
Untuk menjaga kualitas produk olahan ikan, para pelaku pengolahan ikan di Karawang mengikuti sosialisasi pembinaan mutu dan keamanan hasil perikanan yang digelar oleh Dinas Perikanan Karawang.
Menurut Abu, dalam kegiatan ini yang ingin dicapai ialah memberikan rasa aman bagi masyarakat dengan mengonsumsi ikan, baik ikan segar maupun ikan olahan.
“Alhamdulillah sampai saat ini di Karawang rutin menggelar pembinaan seperti ini," kata dia.
Ada 3.300 pelaku usaha yang sudah bebas dan tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya dan beracun dalam mengolah perikanan.
Pewarta: M.Ali KhumainiEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026