Karena Bogor berada di wilayah kaki gunung, biasanya cenderung terjadi angin puting beliung, potensi cukup tinggi di musim penghujan ini.
Bogor (Antara Megapolitan) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jawa Barat, mencatat sedikitnya 10 rumah warga rusak setelah diterjang angin puting beliung yang terjadi, Senin petang.

"Ke-10 rumah warga di Kampung Babakan Lebak, Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat, itu rusak diterjang angin. Kerusahakan pada bagian atap rumah yang disapu angin," kata personel BPBD Kota Bogor Djaya Thoha.

Djaya mengatakan, selain merusak rumah warga, hujan yang disertai angin kencang dan petir juga menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik, salah satunya di Jalan Sholis Iskandar di depan Universitas Nusa Bangsa.

"Saat ini petugas BPBD sudah bergerak dan melakukan evakuasi pohon tumbang serta membantu warga yang rumahnya rusak ditiup angin," katanya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Dramaga Bogor, Deddy Sucahyono mengatakan angin terdeteksi di wilayah Dramaga Bogor, dengan kecepatan 32 knot atau sekitar 50 km per jam.

"Pengamatan kami angin puting beliung dan petir terdeteksi terjadi di seputaran wilayah Dramaga Bogor atau bagian barat," kata Deddy.

Dijelaskannya, hujan yang melanda wilayah Bogor petang ini cukup ekstrim karena banyaknya awan konvektif yang kuat sehingga hujan yang turun disertai petir, dengan curah hujan mencapai 65 mili meter.

"Karena Bogor berada di wilayah kaki gunung, biasanya cenderung terjadi angin puting beliung, potensi cukup tinggi di musim penghujan ini," katanya.

Menurut Deddy, saat ini wilayah Bogor baik Kota dan Kabupaten sudah mulai memasuki awal musim penghujan. Masyarakat diminta untuk mewaspadai terjadinya longsor, banjir dan angin puting beliung.

"Karena peningkatan curah hujan pasti akan lebih tinggi, terutama ini masih awal musim hujan. Pancaroba sudah lewat, hitungan hari 30 hari hujan, curah hujan satu bulan di atas 150 mili meter," katanya.

Hujan turun melanda wilayah Bogor sekitar pukul 15.00 WIB, hujan angin disertai petir terjadi selama hampir dua jam lamanya. Hingga pukul 17.32 WIB hujan sudah mulai reda.



Pewarta: Laily Rahmawati
: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026