Aplikasi ini sangat bermanfaat, membantu kebangkitan ekonomi Islam.
Bogor, (Antara Megapolitan) - Ummah Market meluncurkan aplikasi UMMAR yang akan memudahkan penggunanya untuk berbelanja produk, baik makanan, pakaian, kesehatan maupun jasa dan pariwisata secara halal atau memenuhi kaidah muamalah.

"Aplikasi UMMAR cara kerjanya melalui GPS, seseorang dapat mengetahuai keberadaan pengusaha muslim dalam radius 20 km di wilayah Jabodetabek," kata pendiri aplikasi UMMAR Putra Fajar dalam peluncuran awal UMMAR di Kampus IPB Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Putra yang juga Presiden Direktur Ummah Market menyebutkan, UMMAR app juga menjadi silaturahim offline bagi para pengusaha muslim yang sudah bergabung di dalamnya.

"Aplikasi ini adalah gerbang ke dalam suatu sistem kombinasi aktivitas online dan offline seperti Trade Fair, Bazar, pelatihan bisnis, pelatihan fiqih dagang Islam, sharing bisnis dan lainnya," kata dia.

Saat ini aplikasi UMMAR baru dapat di unduh melalui app store Android secara gratis. Ide hadirnya aplikasi yang dapat memberikan jaminan kepada masyarakat untuk mendapatkan produk yang halal serta berniaga secara muamalah.

"Ide ini muncul untuk mendorong pengusaha muslim berhijrah agar menjalankan bisnis secara muamalah," katanya.

Sementara itu, Lio Budiawan yang merancang aplikasi UMMAR menjelaskan, aplikasi tersebut terdiri atas 10 sekmen diantarnya kuliner, pakaian, kesehatan, pendidikan, otomotif, wisata, lembaga keuangan, jasa, properti dan pelayanan.

"Aplikasi ini menjadi pemandu para pengusaha muslim untuk berhijrah, serta masyarakat mendapatkan produk-produk halal dari pengusaha muslim yang sudah menjalankan bisnis secara muamalah," katanya.

Mereka yang sudah mengunduh aplikasi ini dapat mengakses informasi dimana restoran atau toko makanan halal milik pengusaha muslim. Selain menampilkan nama restoran atau tokonya, juga petunjuk arah menuju lokasi. Tercatat sudah ada 157 pengusaha yang bergabung dalam UMMAR dari wilayah Jabodetabek.

"Aplikasi ini memudahkan pengusaha muslim selaku pelaku ekonomi syariah dapat terekpose kepada masyarakat luas, dan masyarakat dapat mengakses produk-produk dari para pengusaha muslim dengan traksaksi secara halal dan muamalah," katanya.

Salah satu pengusaha properti yang bergabung dalam UMMAR, Fajar Rahmat mengatakan, aplikasi tersebut sangat bermanfaat bagi para pengusaha muslim untuk mengembangkan usahanya, serta membantu masyarakat untuk mendapatkan produk halal dan muamalah.

"Aplikasi ini sangat bermanfaat, membantu kebangkitan ekonomi Islam," katanya.

Turut hadir dalam peluncuran awal aplikasi UMMAR, yakni KH Didin Hafiduddin, dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Keduanya mengapresiasi peluncuran aplikasi yang inovatif tersebut, sebagai wujud kebangkitan pengusahan muslim untuk menjalankan usaha sesuai tuntunan Islam.


Pewarta: Laily Rahmawati
: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026