ui-kukuhkan-dua-guru-besarDepok, 21/4 (ANTARA) - Universitas Indonesia mengukuhkan dua guru besar baru, yakni Prof. drg. Risqa Rina Darwita, Ph.D dari Fakultas Kedokteran Gigi dan Prof.Ir.Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D dari Fakultas Ilmu Komputer.
Acara pengukuhan dua guru besar tetap itu dipimpin Rektor UI Prof.Dr.der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri, serta disaksikan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Ir.Tifatul Sembiring dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI bidang Pendidikan Prof.Dr.Ir. H. Musliar Kasim, M.S di Balai Sidang UI kampus Depok, Jawa Barat, Sabtu.
Prof. drg. Risqa Rina Darwita, Ph.D ditetapkan sebagai Profesor Bidang Ilmu Kedokteran Gigi Pencegahan, dalam pidato pengukuhannya yang berjudul "Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Menurunkan Resiko Keparahan Karies Gigi Susu" menyatakan bahwa meningkatnya keparahan karies gigi susu berdampak pada buruknya penyerapan zat gizi seorang balita.
Karies gigi susu disebabkan oleh kolonisasi dini Streptococcus mutans (S.Mutans) yang diduga menyebar melalui kebiasaan menghisap dot dan jari-jemari, juga transmisi dari ibu ke anak melalui air liur.
Ibu merupakan salah satu subyek yang diduga dapat mentransmisikan S. mutans secara vertikal karena kontak yang frekuentif dengan anak seperti melalui perilaku berbagi peralatan makan, mencoba makanan anak dan
lainnya.
Oleh karena itu, Prof. Risqa menekankan pentingnya melakukan peningkatan pemahaman bahwa bakteri penyebab karies gigi dapat menular melalui Ibu.
Salah satu bentuk edukasi yang dapat dilakukan adalah melalui pemberdayaan Ibu-ibu PKK sebagai kader kesehatan di Posyandu.
Partisipasi kader kesehatan dilakukan dengan pengajaran dan pelatihan cara menggunakan Kartu Menuju Gigi Sehat (KMGS) untuk mengetahui ada atau tidak adanya karies serta plak gigi pada balita dan cara memelihara kesehatan gigi dan mulut balita.
Diharapkan kegiatan pemberdayaan kader posyandu tersebut mampu menurunkan resiko keparahan karies gigi balita sehingga dapat meningkatkan kemampuan penyerapan gizi bagi para balita dan menciptakan para generasi baru Indonesia yang sehat dan cerdas, kata Risqa seperti dikutip Kantor Komunikasi UI.
Sementara itu Prof.Ir.Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D sebagai Profesor bidang Ilmu Komputer menyampaikan pidato pengukuhan dengan judul "Pemanfaatan Bersama Sumber Daya Pembelajaran Berbasis TIK dalam
Pendidikan Terbuka (ICT Based Learning Resources Sharing in Open Education)".
Prof.Zainal memfokuskan penelitiannya pada pemberian solusi terhadap permasalahan kuantitas dan kualitas dalam bidang pendidikan Indonesia melalui pengadopsian pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) atau Information Communication and Technology (ICT).
Prof. Zainal bersama rekan-rekan berhasil membangun sebuah teknologi perpustakaan digital yaitu LONTAR (Library Automation and Digital Archive).
LONTAR merupakan portal perpustakaan virtual dengan fasilitas
mesin penelusuran informasi dan memuat beragam karya ilmiah para peneliti untuk dipelajari bersama sehingga memungkinkan orang bisa mengakses kapan saja dan dimana saja sehingga proses belajar mengajar akan lebih baik dan berkualitas.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.