Bogor (ANTARA) - Ribuan warga Kota Bogor menghadiri jamuan rakyat yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (17/8), setelah mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan penaikan bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia.
bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut berbaur bersama masyarakat mengikuti rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan tersebut.
Upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Halaman Istana Merdeka, Jakarta, dan diikuti masyarakat serta pejabat di Istana Kepresidenan Bogor melalui siaran langsung.
Tanpa sekat pembatas, para pejabat dan masyarakat mengikuti upacara dengan khidmat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan jamuan rakyat di kawasan Istana Kepresidenan Bogor.
Sebelum jamuan dimulai, ribuan warga terlebih dahulu mengikuti doa bersama untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatera Utara yang terdampak bencana gempa bumi. Doa tersebut dipimpin Habib Hasan.
Dedie Rachim menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menggelar jamuan rakyat dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti kegiatan di lingkungan Istana Kepresidenan Bogor.
"Mari kita pekikkan salam kebangsaan, Merdeka, Merdeka, Merdeka! Dari Istana Bogor kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto," kata Dedie yang disambut pekikan kemerdekaan dari ribuan warga.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Bogor bersama Kepala Istana Kepresidenan Bogor dan Forkopimda mengundang perwakilan masyarakat dari 68 kelurahan untuk mengikuti jamuan rakyat tersebut.
"Bogor merasa sangat bersyukur atas jamuan rakyat dari Presiden Prabowo Subianto, sehingga Kepala Istana Kepresidenan Bogor bekerja sama dengan Pemkot Bogor dan Forkopimda mengundang perwakilan dari 68 kelurahan di Kota Bogor untuk ikut dalam jamuan rakyat," ujarnya.
Menurut Dedie, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk melihat secara langsung kawasan Istana Kepresidenan Bogor yang selama ini hanya dapat dinikmati dari luar pagar.
Ia berharap jamuan rakyat dapat menjadi tradisi yang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat tanpa adanya jarak.
"Mudah-mudahan ini menjadi sebuah tradisi di mana antara masyarakat dan pemerintah itu tidak ada jarak. Sehingga masyarakat bukan hanya melihat dari sisi luar pagar saja, tapi bisa melihat langsung sebuah aset yang dimiliki bangsa kita yang sangat indah berada di tengah Kota Bogor," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menikmati beragam hidangan dan hiburan. Anak-anak juga terlihat bermain di area permainan yang disediakan di dalam kompleks Istana Kepresidenan Bogor.
Selain itu, berbagai perlombaan digelar di depan gedung utama Istana Kepresidenan Bogor. Masyarakat juga mengikuti hiburan dan pembagian hadiah serta menikmati suasana di sejumlah area istana.
Warga yang hadir merupakan masyarakat prasejahtera dari desil satu yang berasal dari 68 kelurahan di Kota Bogor. Setelah mengikuti jamuan, mereka juga mendapatkan bingkisan untuk dibawa pulang.
Salah seorang warga, Sumiati, penyandang disabilitas netra, mengaku senang karena untuk pertama kalinya dapat memasuki kawasan Istana Kepresidenan Bogor.
Dengan dituntun anak dan rekannya, Sumiati tidak menyangka dapat melihat langsung suasana di dalam istana. Selama ini, ia hanya dapat melihat kawasan tersebut dari luar pagar ketika melintas di Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor.
"Senang sekali. Kan saya disabilitas, karena jangankan yang disabilitas, yang umum saja tidak bisa masuk begitu saja. Tapi dengan undangan ini Alhamdulillah saya masuk. Bisa bawa anak juga dan pas di lokasi Alhamdulillah ketemu teman juga dari wilayah lain," kata Sumiati yang merupakan anggota Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Bogor.
Warga Kecamatan Bogor Utara itu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Kota Bogor, dan seluruh pihak yang memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas melalui kegiatan tersebut.
Pewarta: Diskominfo Kota BogorUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.