dki-segera-perluas-operasional-aptb-hingga-bodetabek
Bekasi, 5/4 (ANTARA) -? Pemerintah DKI Jakarta akan menambah operasional Angkutan Perbatasan Terintegrasi dengan Busway (APTB) hingga ke wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono usai menggelar diskusi terkait penyelesaian polemik operasional APTB di Bekasi, Kamis.

"Kita akan mengganti nama APTB menjadi Transjabodetabek agar sejalan dengan rencana perluasan trayek," katanya.

Menurut dia, munculnya resistensi dari sebagian pengusaha angkutan umum terhadap operasional APTB seperti yang terjadi di Bekasi adalah hal yang wajar.

"Penolakan adalah hal yang sangat wajar. Namun bila hal itu disikapi secara dewasa melalui musyawarah untuk mufakat, tentu hasilnya akan lebih baik," katanya.

Menurut dia, kehadiran angkutan masal tersebut telah sejalan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Yang menjadi sasaran dari operasional APTB itu adalah masyarakat pengguna kendaraan pribadi motor dan mobil yang setiap hari keluar masuk Jakarta, bukan masyarakat pengguna angkutan umum," katanya.

Data Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebutkan, sebanyak 423.000 kendaraan dari Kota Bekasi masuk ke Jakarta setiap harinya. Sepeda motor dan mobil pribadi paling mendominasi dengan jumlah masing-masing 211.711 unit mobil dan 105.860 unit motor.

"Sementara, masyarakat pengguna angkutan umum hanya berkisar 16 persen saja. 51 persen masyarakat menggunakan motor dan mobil 29 persen. Sisanya menggunakan kereta," katanya.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Erwin mengatakan, operasional APTB di Kota Bekasi menjadi cikal-bakal perluasan trayek di Jabodetabek.

Operasional APTB di Kota Bekasi sudah berlangsung sejak diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada 27 Maret 2012 lalu."Trayek yang disediakan Bekasi-Pulogadung dan Bekasi-Kampung Rambutan yang saat ini masih dalam persiapan," demikian Erwin.


Andi F


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026