Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan bergerak menguat tipis seiring mulai kembalinya aktivitas ekonomi di sejumlah negara ditengah pandemi COVID-19.

Pada pukul 9.51 WIB, rupiah menguat tipis 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp14.915 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.920 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin, mengatakan, sentimen positif kelihatannya masih akan membayangi pergerakan aset berisiko hari ini.

Baca juga: Presiden Jokowi tekankan tiga hal ini untuk percepat penanganan corona

"Pasar menyambut positif pembukaan kembali aktivitas perekonomian di beberapa negara pandemi seiring dengan melandainya kasus positif COVID-19," ujar Ariston.

Dengan aktifnya kembali perekonomian, lanjut Ariston, diharapkan kondisi ekonomi bisa segera membaik.

Namun demikian, pasar masih mewaspadai perkembangan pandemi dan dampak buruknya terhadap kondisi ekonomi yang bisa kembali menekan harga aset berisiko.

"Rupiah berpotensi menguat hari ini dengan sentimen positif tersebut," kata Ariston.

Baca juga: 5.417 kendaraan pemudik diputar balik di Karawang

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.800 per dolar AS sampai Rp15.150 per dolar AS.

Pada Jumat (6/8) lalu, rupiah ditutup menguat 75 poin atau 0,5 persen menjadi Rp14.925 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.995 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko

Editor : M. Tohamaksun


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2020