Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Daerah Bogor melantik anggota kepengurusannya periode 2019-2024, di aula Gedung Tegar Beriman Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019).

"KAHMI akan membantu pengkaderan HMI yang dapat menjawab tantangan zaman dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman," ujar Presidium Majelis Daerah KAHMI Bogor, Amril S Rangkuti.

Menurutnya, KAHMI juga akan berperan aktif dalam pembangunan serta mendukung program dari pemerintah daerah Kabupaten dan Kota Bogor.

"KAHMI akan berperan aktif dalam meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan dalam semangat keislaman dan semangat kebangsaan," ujarnya.

Amril mengatakan, KAHMI merupakan miniatur umat islam Indonesia yang beragam pemikiran dan afiliasi politiknya, sehingga sangat penting menjaga semangat persatuan umat Islam juga persatuan kebangsaan.

"Kondisi kebangsaan yang terpolarisasi berpotensi menjadi ancaman bagi bangsa untuk terpecah karena ketidakpuasan atau terpengaruh oleh opini atau isu yang berkembang dalam kontestasi politik tahun ini. Semoga kita dapat menahan diri," kata Amril.

Sementara itu, Koordinator Presidium KAHMI Jawa Barat, Dedi Mulyadi di tempat yang sama mengatakan bahwa tantangan HMI di kampus kian besar. Karena, minat pembahasan islamisme di kampus kian rendah.

"Kalau bicara tentang kampus selalu ada dua pemikiran, sosialisme dan islamisme. Ini setiap hari mengasah intelektual, melahirkan gagasan-gagasan besar. Minat islamisme sudah kalah, ini tantangan terbesar," kata politisi Partai Golkar itu.

Turut hadir dalam pelantikan anggota kepengurusannya KAHMI Daerah Bogor periode 2019-2024, Bupati Bogor, Ade Yasin dan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Arif Satria.

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019