Polres Sukabumi, Jawa Barat menyatakan dari 130 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum daerah ini pada 2018 sebanyak 60 persen korbannya adalah warga yang berusia milenial atau 17-40 tahun.

"Dari 130 kasus kecelakaan lalu lintas tersebut, sebanyak 134 korban luka ringan, 69 korban luka berat, dan 108 korban meninggal dunia," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, saat membuka Millennial Road Safety Festival, di Lapang Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu.

Tinggi angka kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban adalah kaum milenial kebanyakan akibat lose control atau hilang kendali, tidak menaati peraturan lalu lintas, tidak menggunakan alat keselamatan berkendaraan, dan sebagian ada juga akibat dari jalan rusak serta minim lampu penerangan jalan raya.

Melihat angka kasus kecelakaan lalu lintas tersebut, apalagi mayoritas korban berasal dari kaum milenial, sehingga pemerintah memberikan perhatian penuh untuk menekan angka kecelakaan.

Millennial Road Safety Festival menjadi alasan pemerintah sebagai salah satu upaya untuk memberikan sosialisasi dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas khususnya untuk kaum milenial

"Presiden Joko Widodo telah menyatakan bahwa kaum milenial sangat penting bagi pembangunan bangsa dan negara ini, sehingga keselamatan dalam berkendara harus terlindungi," katanya pula.

Nasriadi mengatakan upaya yang dilakukan pihaknya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas tidak hanya sebatas melakukan razia, tetapi memberikan sosialisasi berkendaraan yang aman, baik, dan benar kepada pengendara serta berkoordinasi dengan pemerintah dalam upaya memperbaiki kondisi kerusakan jalan raya.

Pada acara Millennial Road Safety Festival ini dihadiri puluhan ribu kaum milenial dan warga serta dihibur oleh artis papan atas seperti D'Bagindas, Duo Bunga, dan lainnya.

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019