Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, meraih empat penghargaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dengan realisasi penyaluran mencapai 99,55 persen.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Stakeholders Day yang digelar di Kantor KPPN Kota Bogor, Selasa.
Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi mengatakan capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara akuntabel dan tepat waktu.
Ia menjelaskan, keberhasilan meraih penghargaan tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Bogor dan KPPN sejak tahap perencanaan hingga realisasi anggaran.
Baca juga: Pemkot Bogor torehkan 82 penghargaan selama 2025
“Ini berkat kerja sama yang baik antara Pemkot Bogor dengan KPPN. Dana transfer ke daerah itu ada proses tata kelolanya, dan kami selalu berkomunikasi mulai dari perencanaan, penganggaran sampai realisasi,” kata Denny.
Menurut dia, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) Kota Bogor yang menembus lebih dari 99 persen menjadi salah satu yang terbaik dibandingkan daerah lain.
Ia menambahkan, capaian tersebut juga didukung oleh konsistensi dalam melakukan rekonsiliasi serta koordinasi intensif melalui mekanisme desk to desk.
“Kita selalu intens rekonsiliasi, kita juga konsisten ada desk to desk. Sehingga proses pencairan dan penyerapan anggaran bisa diselesaikan tepat waktu,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Bogor raih peringkat pertama pencegahan korupsi 2025
Denny menegaskan penghargaan yang diraih akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik di berbagai sektor.
“Penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pekerjaan dan pelayanan publik, baik pada sektor DAK fisik, pendidikan, maupun kesehatan,” katanya.
Adapun empat penghargaan yang diterima meliputi kategori penyampaian dokumen persyaratan penyaluran DAK Fisik tahap II tercepat pada bidang sanitasi, penyampaian dokumen DAK Fisik sekaligus batch 1 tercepat pada subbidang pendidikan sekolah dasar.
Selain itu, penghargaan juga diberikan untuk kategori penyampaian dokumen DAK Fisik sekaligus atas rekomendasi batch tercepat pada bidang kesehatan dan keluarga berencana, serta capaian persentase realisasi penyaluran DAK Fisik Tahun 2025 terbesar dengan realisasi mencapai 99,55 persen dari rencana kegiatan.
Editor : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026