Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah menelusuri dugaan kebocoran data pelamar pada proses rekrutmen yang digelar instansi tersebut.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria saat ditemui di Jakarta, Jumat, mengatakan prosedur rekrutmen tenaga kerja baru Kemkomdigi seharusnya tidak dilakukan melalui platform Google Drive.
"Lagi ditelusuri dan lagi diperiksa oleh Irjen (Inspektorat Jenderal Kemkomdigi). Jadi, kesalahannya di mana dan kita liat kenapa itu bisa terjadi," kata Nezar.
Dia menambahkan dugaan kebocoran data itu juga telah dikomunikasikan dengan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital yang membuka lowongan kerja tersebut. Saat ini Kemkomdigi melakukan penyelidikan internal untuk memastikan kesalahan dalam prosedur penerimaan tenaga kerja tersebut.
Baca juga: Kemkomdigi blokir tiga PSE yang tidak patuhi kewajiban pendaftaran
Baca juga: Kemkomdigi terbitkan sebanyak 13 seri prangko untuk jaga ingatan kolektif bangsa
Nezar memastikan tautan yang memuat data para pelamar telah ditutup dan proses rekrutmen dilakukan memakai platform lain yang lebih aman.
"Kita ketahui kecerobohan itu terjadi dalam waktu yang singkat, lalu langsung ditutup dan diganti ke kanal yang lain dengan menggunakan platform yang lebih aman," ujar dia.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi membuka lowongan kerja untuk posisi Pengadaan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Dalam pengumuman rekrutmen itu tersedia sembilan posisi yang dapat dilamar.
Permasalahan muncul karena para pelamar diminta mengunggah dokumen serta data pribadi seperti seperti CV, fotokopi ijazah, KTP, transkrip nilai, dan surat keterangan sehat melalui tautan yang disertakan dalam pengumuman.
Baca juga: Kemkomdigi normalisasi akses layanan Grok secara bersyarat
Tautan tersebut mengarah ke penyimpanan komputasi awan dengan pengaturan akses terbuka sehingga berkas para pelamar dapat dilihat dan diakses oleh siapa saja tanpa perlindungan keamanan.
Pada rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Rabu (4/2), Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail juga menyampaikan mereka mengadakan evaluasi internal terkait kemanan data pribadi para pelamar.
Pada rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Rabu (4/2), Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail juga menyampaikan mereka mengadakan evaluasi internal terkait kemanan data pribadi para pelamar.
"Sifatnya masukan, ya, kami paham betul bahwa kualitas SDM di Komdigi perlu dilakukan peningkatan, perbaikan pada proses terkait dan hal-hal yang berkaitan dengan masalah ini. Saat ini sedang ditangani secara internal," kata Ismail.
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026