Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan mengedukasi pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Curiak di Kabupaten Barito Kuala, yang menjadi bagian dari rute barat situs Meratus UNESCO Global Geopark, melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan destinasi pariwisata Geopark Meratus.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Wisata Dispar Kalsel Musrefinah Lediya di Banjarbaru, Rabu, mengatakan Pokdarwis dan masyarakat sekitar merupakan garda terdepan dalam pengembangan pariwisata, khususnya di kawasan Geopark Meratus.

"Pulau Curiak dikenal sebagai stasiun riset, pusat konservasi, sekaligus destinasi ekowisata minat khusus untuk bekantan, primata endemik Kalimantan Selatan," katanya. 

Ia mengatakan mereka memiliki peran penting untuk menghidupkan kembali nilai-nilai lokal, meningkatkan daya tarik destinasi, serta menciptakan ikatan emosional dengan wisatawan melalui pengalaman berwisata yang berkesan hingga dapat diceritakan Kembali.

Menurut dia, melalui kegiatan Bimtek diharapkan para anggota Pokdarwis dan masyarakat sekitar dapat mempelajari tata kelola destinasi wisata berbasis geopark yang baik, sekaligus menggali potensi wisata yang ada di wilayahnya masing-masing.

 

Baca juga: Syamsudin Noor berhias Geopark Meratus
Baca juga: Menjaga Pesanggrahan peninggalan Belanda di Tahura Sultan Adam
Baca juga: Kalsel berkesempatan kenalkan wisata Geopark Meratus ke 12 negara pada Pamor Borneo 2025

Pewarta: Imam Hanafi

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025