Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi calon pengantin untuk pencegahan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa di Gorontalo, Selasa mengatakan hal itu bertujuan untuk memperkuat kapasitas petugas dalam memberikan layanan KB dan kesehatan reproduksi yang berkualitas, berkelanjutan, serta berorientasi pada upaya pencegahan stunting di daerah.

"Tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelayanan KB serta pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin," ucap Anang.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya komprehensif dalam menurunkan angka kematian ibu, kehamilan berisiko tinggi dan prevalensi stunting di Provinsi Gorontalo.

"Keluarga berkualitas adalah keluarga yang sehat, maju, mandiri, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui peningkatan kapasitas ini, kami berharap para bidan dan tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan kontrasepsi terkini dan pemeriksaan kesehatan sesuai standar bagi calon pengantin," ujar Anang.

Baca juga: Kemendukbangga Babel terima bantuan nutrisi PT Timah guna tekan angka stunting
Baca juga: Tapin Kalsel perkuat sistem data terintegrasi untuk percepat penurunan stunting
Baca juga: Kemendukbangga sebut sanitasi dan KB unsur penting cegah stunting

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025