Sukabumi (Antaranews Megapolitan) - Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat membantu percepatan pemulangan korban perdagangan manusia ke Malaysia Entin Sultini (16), warga Kampung Kadupugur, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi, Dinsos Provinsi Jabar dan Kementerian Sosial serta dengan lembaga lintas sektor lainnya," kata Kepala Seksi Penanganan Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Dinsos Kabupaten Sukabumi Amanudin, di Sukabumi, Kamis.

Menurutnya, pihaknya juga meminta bantuan kepada WNI yang merawat Entin, warga Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung di Malaysia untuk mendatangi dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Menurut dia, pelaporan ke KBRI tersebut bertujuan agar Entin bisa diamankan untuk menghindari kasus hukum yang ada di negara tersebut atau Malaysia, karena kedatangannya secara ilegal.

Pihaknya di Sukabumi juga tengah menyusun langkah dalam menangani kasus pedagangan manusia yang korbannya gadis di bawah umur ini, agar dalam proses pemulangannya tidak terhambat, namun demikian harus sesuai dengan peraturan.

"Kami juga berterima kasih kepada WNI yang menyelamatkan Entin di Malaysia yakni Neng Ai Mariati dengan cepat melakukan berbagai tindakan, sehingga korban bisa segera dibantu oleh berbagai pihak," ujarnya pula.

Sebelumnya, Entin dikabarkan menjadi korban perdagangan manusia setelah adanya pesan ke sejumlah wartawan melalui pesan Facebook yang menyertakan video Entin meminta dipulangkan ke Sukabumi.

Kementerian Sosial RI yang mengetahui adanya korban perdagangan manusia langsung memberi perhatian, agar segera dibantu berkoordinasi dengan KBRI di Malaysia dan Kementerian Luar Negeri RI.

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018