Jakarta (Antaranews Megapolitan) - Masjid Nasional Negara Republik Indonesia Istiqlal, bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan BNI menggelar: Istiqlal Berbagi, Santunan 1.000 Anak Yatim.

Acara itu digelar di Ruang Utama Masjid Istiqlal, Jakarta, Jum'at (08/06), selepas Shalat Jumat berjamaah.

Hadir dalam kesempatan itu, Menteri Sosial Idrus Marham, yang berharap nilai Ramadan bisa dilestarikan pada sebelas bulan berikutnya.

"Santunan 1.000 anak yatim ini adalah salah satu dari sekian banyak amalan di Bulan Suci Ramadan. Harapan saya, bagaimana di luar bulan Ramadan, nilai-nilai Ramadan bisa kita aktualisasikan, dalam rangka pembinaan dan pengembangan umat," terang Mensos di Jakarta, Jumat (08/06).

"Selaku Mensos yang pernah aktif di BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia), saya merasa terpanggil, mempunyai tanggung jawab moral, mempunyai tanggung jawab agar bagaimana masjid kita ini bisa dikembangkan menjadi pusat pengembangan umat. Ini yang perlu kita pikirkan ke depan," terang Mensos.

Mensos berharap, ada hal lain yang lebih besar yang bisa dikerjasamakan, antara Kemensos, Kemenag dan lembaga lainnya, agar ke depan, agama mampu menjadi landasan moral pembangunan bangsa kita secara sungguh-sungguh dan riil.

"Saya sering diskusi dengan Imam Besar Istiqlal. Saya berani (berbicara) begini karena mendapat arahan dari Bapak Presiden Jokowi agar agama, agar masjid mampu menjadi pusat pemberdayaan umat. Ada 26 item di Kemensos. Anak yatim adalah salah satunya. Kemensos siap bekerja sama dengan berbagai pihak, agar bangsa ini makin lebih baik," imbuh Mensos.

Menag Lukman Hakim Saifuddin yang saat ini sedang di Arab Saudi guna memantau persiapan haji diwakili oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Muhammadiyah Amin.

Dalam sambutannya, Amin menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Istiqlal dengan lembala lainnya.

"Terima kasih atas kerja samanya selama ini. Istiqlal adalah masjid negara. Harapan kami, apa yang dilakukan oleh Istiqlal ini, bisa ditiru oleh masjid lainnya," terang Dirjen Bimas Islam.

Dirjen juga menyambut baik ajakan kerja sama dari Kemensos. Menurutnya, banyak program di Bimas Islam yang tidak bisa dikerjakan sendiri. "Kita bisa bekerja sama, bisa bersinergi dengan lembaga lain untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," imbuh Dirjen.

Wakil Ketua Badan Pelaksana Masjid Istiqlal Bahrul Hayat, mewakili pihak masjid mengatakan, tiap Ramadan, Istiqlal bekerja sama dengan beberapa pihak menyelenggarakan santunan 1.000 anak yatim.

"Terima kasih atas kerja samanya selama ini. Sehingga kita mampu pro aktif dalam mensejahterakan masyarakat. Masjid Istiqlal Ramadan ini, tiap hari ada 4-5 ribu umat Islam berbuka bersama di Istiqlal. Jika Sabtu - Ahad, bahkan bisa sampai 8 ribu umat Islam yang berbuka bersama dengan kami di Masjid," imbuh mantan Sekjen Kemenag RI tersebut.

Pada santunan ini kali, tiap anak yatim mendapat santunan Rp400 ribu, Alquran, dan mukena.

Turut hadir dalam Istiqlal Berbagi, Direktur Kepatutan Bank BNI, Endang Hidayatullah. (ANT/BPJ).

Pewarta: Hanni Sofia

Editor : M. Tohamaksun


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018