Sukabumi (Antara Megapolitan) - Anggota TNI dari Benglap A 03-43-02 Sukabumi mengamankan mortir aktif dari warga Kampung Kuta, Kota Sukabumi, Jawa Barat yang ditemukan di Sungai Cibandung.

"Ketika menerima laporan dari warga, kami langsung ke lokasi dan setelah dilakukan pemeriksaan dipastikan benda tersebut mortir aktif sehingga untuk evakuasi harus minta bantuan anggota Benglap," kata Danramil 0706 Gunungpuyuh Kapten (Inf) Joko Susilo, Jumat.

Informasi yang dihimpun, benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang diketahui bernama Tohasin saat sedang mencari barang bekas di sekitar Sungai Cibandung.

Diduga tidak mengetahui barang itu adalah mortir aktif, kemudian Tosin memberikannya kepada Yatno sebagai pengepul barang bekas. Yanto pun terkejut dengan temuan Tosin yang langsung melaporkannya ke anggota Polsek Gunungpuyuh.

Anggota TNI dari Benglap pun langsung mengevakuasi mortir 81 mm Tamplea tersebut, karena kondisinya masih aktif wargapun dilarang mendekatnya. Saat ini benda berbahaya itu sudah diamankan dan dibawa ke Markas Benglap A 03-43-02 Sukabumi.

"Kondisi mortir itu berkarat tapi masih aktif dan diduga sudah lama berada di Sungai Cibandung, kami pun masih memintai keterangan dari warga yang pertama kali menemukan mortir tersebut," tambah Joko.

Sementara, Yatno mengatakan bahwa benda seperti roket itu dibawa oleh Tohasin ke lapak barang bekasnya untuk ditimbang. Namun karena curiga bahwa benda tersebut merupakan peledak ia pun melaporkannya kepada Polsek Gunungpuyuh.

"Berat mortir itu sekitar empat kilogram dan khawatir terjadi sesuatu apalagi informasinya daya ledaknya tinggi saya langsung melaporkannya ke aparat keamanan," katanya.

Menurutnya, barang itu didapatnya dari Tohasin yang ditemukannya di di sela bebatuan di Sungai Cibandung. Ia (Tohasin) tidak mengetahui bahwa benda itu adalah barang berbahaya sehingga minta timbang di lapaknya.

Pewarta: Aditya A Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017