Bekasi (Antara Megapolitan) - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat jumlah serapan belanja langsung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2017 di wilayah setempat baru berkisar 32 persen dari total Rp5,5 triliun.

"Belanja langsung hingga Agustus 2017 masih rendah, tapi serapannya pada tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu, masih lebih baik," kata Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji di Bekasi, Selasa.

Menurut data Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Bekasi, hingga pertengahan Agustus 2017, belanja langsung yang sudah terealisasi baru sekitar 32 persen.

"Nilainya memang masih rendah, tapi kami tetap optimistis hingga akhir tahun anggaran, realisasinya bisa dimaksimalkan," katanya.

Keyakinan itu dilatarbelakangi kondisi di lapangan saat ini, di mana sejumlah proyek infrastruktur tengah dalam proses pengerjaan.
Adapun pengerjaan proyek infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat maupun Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan mendominasi komposisi belanja langsung.

"Proyek infrastruktur kan tidak bisa begitu saja diserap anggarannya meskipun fisiknya sudah rampung dikerjakan karena harus dilakukan pemeriksaan ulang terhadap kualitas pengerjaan. Kalau sesuai, baru dibayarkan sehingga anggaran pun akhirnya terserap," katanya.

Rayendra mengaku yakin realisasi serapan anggaran bisa dimaksimalkan hingga tutup buku tahun anggaran 2017, sehingga tidak merugikan kepentingan masyarakat luas.

"Tahun lalu banyak pekerjaan infrastruktur yang dikerjakan di triwulan akhir hingga ujung-ujungnya anggaran tidak jadi terserap akibat sempitnya waktu pengerjaan," katanya.

Akan tetapi hal demikian tidak lagi terjadi tahun ini seiring dengan keluarnya instruksi dari Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi agar proyek-proyek berskala besar dimajukan pengerjaannya di awal tahun.
Dengan demikian tak perlu muncul Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) di akhir tahun akibat kegagalan realisasi kegiatan yang terlampau pendek waktunya.

"Tahun ini pengerjaan infrastruktur dilakukan pada triwulan dua juga tiga, itu sudah merupakan perbaikan. Okeh karena itu, saya yakin di akhir tahun anggaran kegiatan-kegiatan bisa terealisasi dengan baik," katanya.

Pewarta: Andi Firdaus

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017