Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memperkirakan sekitar 63 ribu ekor hewan kurban dari berbagai daerah masuk ke Jakarta menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
 
"Kalau belajar dari tahun lalu kenaikan tidak lebih dari 3-7 persen. Kurang lebih ada 63 ribu ekor hewan yang akan masuk ke Jakarta. Itu terdiri dari sapi, kerbau, kambing dan domba," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
 
Dinas KPKP DKI Jakarta juga telah berkomunikasi dengan pejabat daerah di luar Jakarta terkait proses pengiriman hewan kurban menjelang Idul Adha 1445 Hijriah.
 
"Misalnya, ada sapi 100 ekor dari Banyuwangi masuk ke Jakarta. Selain dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan, pejabat otoritas veteriner (POV) memastikan sapi itu berasal dari lingkungan yang tidak pernah terjadi indikasi penyakit menular lainnya," kata Suharini.

Baca juga: Pemkot Depok catat 22.757 ekor hewan kurban disembelih pada Idul Adha
 
Lalu, Dinas KPKP DKI Jakarta melakukan pemetaan untuk pengiriman hewan kurban dari daerah ke Jakarta. Misalnya, sebagian besar hewan kurban yang masuk ke Jakarta dari Jawa Timur, Lampung dan daerah lainnya.
 
Dalam pemetaan pengiriman hewan kurban tersebut Dinas KPKP DKI Jakarta telah bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). Pemetaan dilakukan untuk memastikan kondisi hewan kurban yang nanti dijual kepada masyarakat Jakarta.

Baca juga: Penjualan hewan kurban di Kabupaten Bekasi lesu
 
Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga melibatkan dokter hewan untuk pemetaan hewan kurban yang dikirim dari daerah ke Jakarta, termasuk setelah masuk dalam tahap penjualan dan menjelang pemotongan.
 
"Termasuk dengan kawan ormas-ormas lain. Misalnya, pengurus masjid dan mushala, yang tahun kemarin sudah dilakukan, sekarang kita tingkatkan kembali," kata Suharini.

Pewarta: Siti Nurhaliza

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2024