Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat mengandalkan atlet asal Kabupaten Bekasi untuk mendulang medali di ajang PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 guna mewujudkan target juara umum ketiga kali secara berturut-turut.

"Kabupaten Bekasi merupakan salah satu tumpuan Jawa Barat untuk mendulang medali PON XXI Aceh-Sumut," kata Ketua KONI Jawa Barat Muhammad Budiana usai melantik pengurus KONI Kabupaten Bekasi di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, Jumat.

Dia mengatakan saat ini banyak atlet asal Kabupaten Bekasi yang digembleng dalam pemusatan latihan daerah atau pelatda menuju PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

Baca juga: KONI Kabupaten Bekasi bertekad kawal Jabar hattrick juarai PON

"Kita masih melakukan Pelatda sampai Bulan Agustus nanti. Banyak unggulan dari Bekasi, ada 12 cabang olahraga kalau tidak salah, itu semua menjadi andalan Jawa Barat, kebanyakan individu," katanya.
 
Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan menandatangani berita acara pelantikan pengurus KONI Kabupaten Bekasi periode 2023-2027 di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, Jumat. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).
Dirinya meminta doa dan restu dari segenap masyarakat Kabupaten Bekasi agar misi juara umum tiga kali berturut-turut dapat terwujud dengan bantuan atlet-atlet asal daerah itu.

Budiana juga berpesan kepada kepengurusan baru KONI Kabupaten Bekasi untuk bisa menjadi juara paripurna dengan melakukan tata kelola pembinaan dan prestasi berjenjang serta akuntabel.

"Seperti yang tadi disampaikan mudah-mudahan KONI Kabupaten Bekasi juaranya harus paripurna, paripurna itu binpres (pembinaan prestasi) juara, administrasi, termasuk tata kelola keuangan. Itulah juara sesungguhnya," katanya.

Baca juga: KONI Jabar: Bekasi jadi contoh pembinaan atlet jangka panjang

Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan mengatakan misi besar diemban segenap pengurus yang baru dilantik yakni 'Sang Penakluk Gelanggang, Bukan Jago Kandang, Kabupaten Bekasi Makin Berani Juara Umum Porprov Jabar XV/2026'.

Tema tersebut sengaja diusung untuk memotivasi pengurus, pelatih, hingga atlet Kabupaten Bekasi agar mampu mempertahankan gelar juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

"Kita sudah buktikan, di Porprov 2022 kemarin kita bisa menjadi juara umum walaupun kita bukan tuan rumah. Di Porprov mendatang kita harus kembali menjadi juara, karena bagi KONI Kabupaten Bekasi, juara bukan hanya prestasi dan prestise tetapi juga harga diri," katanya.

Reza mengaku mengajak sejumlah unsur profesi dan elemen masyarakat untuk bergabung dalam kepengurusan karena kolaborasi merupakan kunci meraih prestasi tertinggi dan itu telah dibuktikan saat pergelaran Porprov Jawa Barat 2022.

Baca juga: KONI Jabar andalkan atlet-atlet Kabupaten Bekasi di PON Aceh-Sumut

"Kita berharap terjadi sinergi optimal karena jujur kita akui KONI Kabupaten Bekasi menjadi juara umum Proprov kemarin berkat soliditas dan kerja sama semua unsur profesi," katanya.

Ia meyakini soliditas yang terbangun juga mampu memberikan sumbangsih atlet secara maksimal untuk prestasi Provinsi Jawa Barat pada ajang Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh-Sumut mendatang.

"Event terdekat adalah Pekan Olahraga Nasional dan kita berharap Jawa Barat mampu hattrick juara dengan kontribusi medali lebih banyak lagi dari atlet-atlet Kabupaten Bekasi, seperti pada PON Papua lalu," ucapnya.

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan memastikan pemerintah daerah memberikan dukungan dari aspek penganggaran agar misi KONI daerah itu dapat terwujud.

"Untuk mencapai target kami akan meningkatkan anggaran, tetapi karena tadi ada pesan dari Ketua KONI Jabar masalah akuntabilitas, maka nanti akan ada pendampingan dari kejaksaan," katanya.

Selain dukungan anggaran, pemerintah daerah berupaya meningkatkan prestasi olahraga dari aspek pembinaan usia dini dengan membangun Pusat Pendidikan dan Latihan olahraga Pelajar Daerah (PPLPD).

"Kita juga sudah mulai merintis PPLPD untuk menjaring bibit-bibit masa depan. Memang masih dua cabang olahraga tetapi ke depan akan lebih ditingkatkan, termasuk klub-klub kita kuatkan karena di situlah pusat pembibitan dan juga pembinaan. Kita juga akan perbanyak turnamen, kejuaraan baik bersumber dari anggaran dinas maupun KONI dan cabang-cabang," katanya.

Dani juga meminta KONI Kabupaten Bekasi untuk melakukan kerja sama dengan pihak swasta dalam melakukan pembinaan atlet maupun mengadakan turnamen tingkat kawasan industri.

"KONI bisa membuat event olahraga antar perusahaan sehingga dari situ atlet-atlet kita ada kesempatan untuk bisa melatih maupun menguji kemampuannya. Sekarang ada dua yang sudah jalan, di Deltamas dan MM 2100. Nah di situ nanti kita bisa titipkan atlet-atlet kita di perusahaan tersebut untuk dibina maupun dioptimalkan," kata dia.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2024