Organisme pengganggu tanaman jenis hama sundep atau penggerek batang padi menyerang ratusan hektare areal persawahan yang tersebar di hampir seluruh kecamatan sekitar Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Luasan areal sawah yang terserang hama sundep ini bervariatif di masing-masing kecamatan," kata Kabid Perkebunan dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang, Dadan Danny, di Karawang, Senin.

Sesuai dengan laporan yang diterima, katanya, ratusan hektare areal persawahan yang terkena sundep itu tersebar di 23 kecamatan sekitar Karawang.

Baca juga: Pemkab Karawang gulirkan gerakan pengendalian OPT atasi serangan tikus dan penggerek batang

Di antaranya tersebar di Kecamatan Telukjambe Barat yang mencapai 9 hektare sawah yang terserang sundep, Telukjambe Timur 7 hektare, Ciampel 4 hektare, Klari 3 hektare, Purwasari 1 hektare dan di Kecamatan Kotabaru terdapat 10 hektare sawah.

Selain itu, di Kecamatan Tirtamulya ada 50 hektare sawah yang terserang sundep, Jatisari 17 hektare, Banyusari 6 hektare, Cilamaya Kulon 5 hektare, Lemahabang 70 hektare, Telagasari 26 hektare, Majalaya 15 hektare dan seluas 16 hektare sawah di Kecamatan Karawang Timur.

Kemudian di Kecamatan Karawang Barat areal sawah yang terserang sundep seluas 31 hektare, Rawamerta 14 hektare, Tempuran 10 hektare, Kutawaluya 38 hektare dan Rengasdengklok 51 hektare.

Baca juga: Hama tikus dan penggerek batang serang persawahan seluas 642 hektare di Karawang

Areal sawah lainnya yang terserap sundep ialah di Kecamatan Jayakerta seluas 10 hektare, 26 hektare sawah di Kecamatan Tirtajaya, 6 hektare sawah di Kecamatan Batujaya, dan seluas 11 hektare sawah di Kecamatan Pakisjaya.

Penggerek batang padi merupakan serangga hama pada pertanaman padi pada beragam ekosistem.

Catatan Kementerian Pertanian, di Indonesia intensitas dan luas serangan penggerek batang berfluktuasi antar-tahun. Namun merupakan hama utama yang serangannya terluas di antara serangga hama padi lainnya.

Baca juga: Bupati Karawang: Pengendalian hama jadi kunci menjaga produksi padi di musim kemarau

Dadan menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan beragam upaya dalam mengatasi serangan hama penggerek batang ada tanaman padi tersebut. Di antaranya dengan melakukan gerakan pengendalian bersama petani serta bersama dengan pihak terkait di bidang pertanian. 

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2024