Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, tak terburu-buru dalam melakukan pembongkaran dan revitalisasi Plaza Bogor di Jalan Suryakencana, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Bima Arya di Kota Bogor, Sabtu, menyebutkan, pihaknya masih menunggu hasil seleksi Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya.

"Kami nggak akan terburu-buru. Karena ini harus matang betul. Nanti saya akan bicarakan dengan direksi terpilih yang baru. Yang pasti saya tidak akan terburu-buru,” kata Bima Arya.

Ia mengatakan, setelah direksi baru dilantik, Pemkot Bogor kemudian menyusun Term of Reference (TOR) untuk desain baru Plaza Bogor. Diperkirakan, direksi definitif segera dilantik pada awal Maret 2024.

“Ya saya masih fokus dulu untuk pansel direksi, nanti direksi definitif akan segera dilantik di awal Maret untuk kemudian fokus menyusun TOR untuk desain baru Plaza Bogor,” katanya.

Pemkot Bogor sudah merencanakan revitalisasi Plaza Bogor yang dibangun pada 1990 dan mendapat renovasi pada 1994. Melihat kondisi tersebut dan melalui berbagai macam kajian, Bima Arya mengatakan, Plaza Bogor memang sudah harus direvitalisasi.

Bima Arya menyebutkan, beauty contest untuk pembongkaran dan revitalisasi Plaza Bogor dimulai pada Maret. Sejauh ini, belum ada yang mengajukan diri untuk beauty contest.

“Belum ada, kan,belum dibuka. Belum ada itu. Nanti begitu direksi terpilih, baru kita akan rumuskan sama-sama TOR-nya seperti apa,” ujarnya.

Ia mengaku optimis bahwa direksi baru Perumda PPJ merupakan orang-orang terbaik. Sehingga bisa melanjutkan pekerjaan Perumda PPJ berikutnya.

“Saya sudah pelajari semua, dan optimis insya Allah orang-orang terbaik yang akan menjadi direksi baru Perumda Pasar,” ucapnya.

Pewarta: Shabrina Zakaria

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2024