Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberikan penghargaan kepada para edukator program sosialisasi kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja sebagai upaya mencegah kasus HIV/AIDS di daerah itu.

"Penghargaan khusus kami berikan kepada pihak sekolah yang telah berkolaborasi dalam program edukasi. Kami juga memberikan bantuan bagi kelompok sebaya yang telah mendukung berbagai kegiatan kami," kata Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Bekasi Ade Bawono di Cikarang, Selasa.

Dia mengatakan penghargaan diberikan kepada 20 sekolah yang telah berkontribusi dalam upaya memotivasi serta mengedukasi para remaja terkait bahaya penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Bekasi.

Baca juga: KPA Bekasi lakukan sosialisasi dan tes HIV warga binaan Lapas Cikarang
Baca juga: KPA Kabupaten Bekasi lakukan sosialisasi HIV/AIDS di lingkungan perusahaan

Ia mengaku pemberian penghargaan ini merupakan rangkaian penutup peringatan Hari AIDS di Kabupaten Bekasi tahun 2023 setelah menuntaskan kampanye cegah AIDS dengan membagikan pamflet imbauan serta pita merah.

"Jadi kita kemas dengan pertunjukan drama dan juga talk show, lebih mengarah ke pencegahan yang terjadi pada pasangan. Karena sekarang ada temuan kasus di populasi ibu hamil trimester dua atau tiga. Ini kadang merupakan hal yang harus diperhatikan melalui pencegahan dengan tripel eliminasi. Kemudian calon pengantin juga kita lakukan tes HIV," katanya.

Ade berharap ajang pemberian penghargaan ini mampu mendorong sekolah lain untuk lebih menyadari arti penting menjaga kesehatan seksual dan reproduksi dengan sosialisasi pencegahan HIV di kalangan siswa atau remaja.

Baca juga: Peringkat Penderita AIDS Kota Bekasi Turun

"Agar sekolah yang belum melakukan sosialisasi HIV tergerak dan semangat. Karena memang edukasi ini harusnya sudah dilakukan di setiap sekolah. Karena arahannya kita mencegah di usia 15 sampai 24 tahun dengan laporan informasi HIV yang benar dan utuh," katanya.

Dirinya juga mengingatkan kepada para kelompok sebaya yang tengah menjalani pengobatan agar terus patuh konsumsi untuk menundukkan virus.

"Karena dengan minum obat secara konsisten bisa menjinakkan virus yang ada di dalam tubuh. Sehingga tubuh kembali sehat dan bisa beraktivitas seperti sedia kala," kata dia.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023