Sukabumi (Antara Megapolitan) - Puluhan anak yang menghuni Panti Asuhan Al-Fitroh Brawijaya, Kota Sukabumi, Jawa Barat diduga mengalami keracunan setelah menyantap nasi kotak dari salah seorang donatur.

"Untuk anak-anak yang mengalami gejala keracunan sebanyak 20 orang dan empat orang lainnya dewasa termasuk pengurus," kata salah seorang pengurus panti asuhan tersebut yang juga korban keracunan, Lili Kurniawati di Sukabumi, Senin.

Menurutnya awal dugaan keracunan tersebut saat ada salah seorang donatur membagikan nasi kotak pada Sabtu, (5/11) sore. Awalnya mereka tidak mengalami gejala apapun.

Namun pada Minggu, (6/11) pagi anak penghuni panti asuhan dan pengurus mulai merasakan pusing-pusing, mual, muntah bahkan banyak yang pingsan.

Melihat kondisi tersebut ia yang juga merasakan gejala keracunan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Secapa Polri Sukabumi untuk mendapatkan pengobatan.

"Alhamdulillah sekarang sudah mulai baikan, tetapi masih lemas dan pusing. Kejadian ini baru pertama kali terjadi di panti asuhan kami," tambahnya.

Sementara, Wakil Direktur RS Secapa Polri Kompol Rofiman mengatakan kondisi pasien diduga keracunan sudah mulai membaik. Kedatangan pasien tersebut pada Minggu, (6/11) yang jumlahnya mencapai 24 orang didominasi oleh anak-anak.

Walaupun sudah membaik, tetapi pihaknya masih melarang pasien tersebut pulang karena kondisinya masih lemas. Bahkan, salah seorang anak Ardi Hermawan (8) sempat mengalami kejang-kejang.

"Kami memberikan pengobatan hingga kondisi kesehatan mereka benar-benar pulih. Namun, mayoritas pasien keracunan kondisinya sudah mulai normal," katanya.

Pewarta: Aditya A Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016