Sebanyak 300 pegiat lari lintas alam (trail) anggota Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) dari 13 provinsi mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VII Jawa Barat di Kawasan Curug Tilu, Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Wali Kota Bogor Bima Arya selaku Ketua Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) saat dikonfirmasi di Kota Bogor, Senin,  mengatakan perlombaan ini kali kedua ALTI ikut di ajang Fornas dengan jumlah peserta yang meningkat dari penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Pada Fornas VI 2022 Sulawesi Selatan, diikuti 102 pegiat lari trail dari 11 provinsi. 

Tahun ini, tercatat ada 300 pegiat lari trail dari 13 provinsi yang ikut dalam 15 kriteria lomba, ambil bagian dalam Fornas VII Jawa Barat di Kabupaten Bandung yang resmi dibuka di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (2/7).

Secara keseluruhan Fornas 2023 Jawa Barat diikuti sebanyak 25 ribu pegiat olahraga dari 38 provinsi.

Bima menyebut keikutsertaan ALTI yang kedua kali dalam Fornas  ini mengindikasikan bahwa lari trail semakin disambut positif karena jumlah peserta meningkat dari berbagai provinsi. 

Ia berharap olahraga rekreasi masyarakat di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) ini bisa terus lebih dikenal masyarakat. Menurut dia, momentum Fornas bisa menjadi pendorong supaya lebih dikenal luas.

"Saya lihat ada optimisme olahraga masyarakat ini lebih dikenal. Kalau saya ingin terus menyisipkan semangat persahabatan, persaudaraan karena ini agak beda dengan KONI yang lebih ke prestasi," kata Bima.

Bima menyampaikan, pada KORMI selain prestasi juga ada unsur rekreasi yang membuat perbedaan ini menjadi daya tarik. 

Dalam waktu dekat, ALTI pun masih ada kejuaraan nasional (Kejurnas) dan persiapan eksibisi di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh dan Sumatera Utara untuk lebih dikenal masyarakat. 

"Kami juga akan terus mendorong agar pelaksanaan lari trail ini berkolaborasi dengan pemerintah daerah, mempromosikan potensi wisata alam seperti di Fornas ini," kata Bima.


 

Pewarta: Linna Susanti

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023