Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan Asian Development Bank (ADB) untuk merancang proyek penguatan riset dan inovasi melalui kawasan sains dan teknologi yang modern dan efisien.

Menurut siaran pers universitas yang diterima di Depok, Sabtu, proyek penguatan riset dan inovasi melalui kawasan sains dan teknologi yang modern dan efisien akan fokus pada peningkatan fasilitas riset, inovasi, dan inkubasi perusahaan rintisan serta pemberian hibah untuk pelaksanaan penelitian terapan dan inkubasi perusahaan rintisan.

Dalam proyek tersebut, UI terpilih menjadi satu dari empat kawasan sains dan teknologi (Science and Technology Park/STP) yang akan dibangun di Indonesia.

Baca juga: UI dan Victoria State Goverment kerja sama perkuat riset dan inovasi
Baca juga: UI komitmen untuk menjadi institusi pendidikan yang inovatif

ADB telah setuju untuk mendukung strategi Pemerintah Indonesia dalam komersialisasi riset dan inovasi, termasuk dalam upaya meningkatkan keberhasilan perusahaan rintisan, dalam proyek tersebut.

"Proyek ini nantinya juga akan membantu penguatan STP pada pengembangan berbagai teknologi yang sesuai dengan kebutuhan sektor ekonomi prioritas Indonesia," kata Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI drg. Nurtami, Ph.D., Sp,OF(K).

Upaya pengembangan teknologi yang dimaksud mencakup energi terbarukan, penyimpanan, transportasi, informasi dan komunikasi, kesehatan, farmasi, hingga pengolahan produk pertanian dan pangan.

Baca juga: UI siap jadi pusat pelopor bidang pendidikan dan riset

Di samping itu, STP mencakup pembangunan kemitraan pemerintah dengan swasta, peningkatan daya saing dan produktivitas angkatan kerja, pengembangan dan adopsi teknologi baru, penguatan kewirausahaan, dan penciptaan lapangan kerja.

"UI berkomitmen untuk terus mendorong para peneliti, khususnya sivitas akademika UI, agar menghasilkan produk inovasi dalam negeri dengan harga dan kualitas terbaik yang bermanfaat secara luas bagi masyarakat," kata Nurtami.

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023