Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh  meminta sekolah reguler memberikan pemenuhan hak dan melayani dengan baik anak berkebutuhan khusus sesuai dengan kebutuhannya.

"Kami menyampaikan terima kasih dan rasa bangga terhadap guru-guru di Karawang yang begitu peduli terhadap anak-anak berkebutuhan khusus," kata Aep Syaepuloh di sela bimbingan teknis pendidikan inklusif yang diikuti para guru dan kepala sekolah di Karawang, Jawa Barat, Selasa.

Ia berharap tidak ada lagi sekolah reguler yang menolak siswa-siswi berkebutuhan khusus.

Baca juga: Pemkab Karawang salurkan ratusan alat bantu untuk penyandang disabilitas

Aep menyebutkan semua warga negara, termasuk penyandang disabilitas atau anak-anak berkebutuhan khusus, berhak mendapatkan pelayanan yang sama.

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Undang Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas

Sementara itu, bimbingan teknis pendidikan inklusif yang digelar Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang diikuti ratusan guru dan kepala sekolah.

"Ada 300 guru, kepala sekolah hingga pengawas sekolah yang mendapatkan bimbingan teknis pendidikan inklusif oleh Pemkab Karawang," katanya.

Baca juga: Penyandang Disabilitas Karawang, Keluhkan Ini

Wabup menyampaikan bimbingan teknis ini bertujuan untuk memberikan pemenuhan hak dan melayani dengan baik anak berkebutuhan khusus yang sekolah di sekolah reguler sesuai dengan kebutuhannya.

Ia berharap melalui bimbingan teknis, para pendidik dan pemangku kebijakan pendidikan bisa benar-benar memahami bahwa semua anak berhak untuk mendapatkan pendidikan dan layanan yang sama.

"Jadi jangan sampai di dunia pendidikan ada yang membedakan anak normal ataupun anak yang berkebutuhan khusus," kata dia.

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022