Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat bersama PT Netzme Kreasi Indonesia berkolaborasi mewujudkan desa digital di Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jabar.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar, Jeffri D Putra pada kegiatan "Mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan - Launching Digitalisasi Desa Gunungputri" di Desa Gunungputri, Bogor, Rabu, menyebutkan bahwa program tersebut bentuk komitmen BI untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

"Untuk mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan mengakselerasi perekonomian Jabar serta mendukung tercapainya visi Jabar menjadi provinsi digital," kata Jeffri.

Bank Indonesia berkolaborasi dengan Netzme yang bergerak di bidang penyedia jasa solusi sistem pembayaran digital dalam implementasi program digitalisasi pada ekosistem desa, antara lain digitalisasi 922 UMKM, digitalisasi bank sampah di 23 RW Desa Gunungputri, serta sarana dan prasarana desa satu masjid, dua yayasan sosial dan satu sekolah.

Jeffri mengatakan, diperlukan program pengembangan ekosistem ekonomi Jawa Barat yang mandiri, produktif dan berdaya saing. Salah satunya dilakukan dengan cara percepatan digitalisasi komprehensif di berbagai ekosistem.

Menurutnya, kebijakan moneter difokuskan untuk stabilitas (pro-stability). Sementara empat kebijakan lainnya yakni makroprudensial, digitalisasi sistem pembayaran, pendalaman pasar uang, serta ekonomi-keuangan inklusif dan hijau terus diarahkan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional (pro-growth).

“Hingga saat ini, UMKM atau penjual yang menggunakan QRIS di Jawa Barat ini jumlahnya sekitar 23 persen di tingkat nasional atau sekitar 4,3 juta merchant. Kemudian pengguna QRIS di Jabar sendiri itu sekitar 5,5 juta pengguna atau 26 persen dari 24,1 juta pengguna nasional. Jadi semakin sering QRIS digunakan UMKM atau Merchant ini akan memudahkan perbankan menangkap profil UMKM, sehingga akan menambah credit point untuk mengajukan pembiayaan,” papar Jeffri.



Ia menyebutkan, Bank Indonesia bersama pemerintah pusat dan daerah, serta instansi terkait akan terus memperkuat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan nasional. Sehingga, mendukung daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi nasional.

Program ini nantinya mencakup fasilitas pengelolaan sampah, fasilitas pendukung ketahanan pangan, layanan payment point online banking, digitalisasi bank sampah, UMKM, serta sarana prasarana desa.

Sementara, CEO Netzme, Vicky G Saputra mengatakan, pihaknya sangat bangga dapat berkolaborasi dan mendukung upaya Bank Indonesia dan Pemkab Bogor dalam program digitalisasi pada ekosistem desa.

“Program Desa Digital QRIS Netzme merupakan salah satu bentuk dukungan untuk program 15 Juta Pengguna Baru QRIS dari Bank Indonesia. Selain itu, melalui program ini Netzme bertujuan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu caranya adalah dengan mengajak para petani, pelaku UMKM, warga hingga perangkat desa & BUMDes yang ada di desa tersebut untuk bertransaksi menggunakan QRIS,” kata Vicky.

Menurutnya, Desa Digital Gunungputri merupakan Desa Digital QRIS Netzme ke-lima. Desa digital QRIS Netzme lainnya adalah Desa Sukaraja (Ciamis), Desa Rambeanak (Magelang), Desa Tawangsari (Boyolali), Desa Jabung (Klaten).

Program unggulan BUMDES Gunungputri adalah Bank Sampah, melalui desa digital ini bank sampah telah terintegrasi ke sistem digital. Iuran yang didapat oleh warga dengan mengumpulkan sampah dibagikan melalui QRIS. Jadi melalui bank sampah ini memanfaatkan sistem QRIS Terminal Netzme (Digitalisasi Bank Sampah).

Pelaksanaan GNPIP di Kabupaten Bogor ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI dalam Rakornas Pengendalian Inflasi Nasional pada 18 Agustus 2022 lalu, yakni agar TPID memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan ketahanan pangan untuk mendukung daya beli dan pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: Pemkot Bogor dorong UMKM tingkatkan kapasitas pada platform digital
Baca juga: BJB Cibinong gandeng Eli Sugigi ajak UMKM bertransformasi ke bisnis digital

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Riza Harahap


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022