Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sukabumi mengimbau warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk menekan angka kasus penyebaran COVID-19.

"Saat ini ada puluhan warga yang menjalani isolasi yang mayoritas melaksanakan isolasi secara mandiri dan sebagian lagi di rumah sakit," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana di Sukabumi, Senin.

Perkembangan data kasus COVID-19 yang dikeluarkan pada Senin ini, jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 ada 24 pasien dengan rincian enam pasien menjalani isolasi di rumah sakit rujukan dan 18 pasien melaksanakan isolasi mandiri.

Seluruh pasien kondisi kesehatannya stabil dan sudah berangsur membaik. Informasi yang dihimpun, para pasien ini tertular akibat perjalanan ke luar daerah, tertular dari pasien sebelumnya dan ada juga yang baru mengetahui tertular saat melakukan pemeriksaan kesehatan.

Wahyu mengingatkan meskipun saat ini angka kasus COVID-19 di Kota Sukabumi sudah jauh menurun dan kebijakan penggunaan masker mengendur, tetapi alangkah baiknya masyarakat khususnya saat berada di luar rumah untuk tetap menggunakan masker apalagi berada di lokasi pusat keramaian.

"Virus ini masih berada di sekitar kita, siapapun masih bisa terinfeksi serta masih tetap berbahaya. Untuk itu disiplin dalam menerapkan prokes harus tetap dijaga untuk meminimalkan terjadinya penularan," katanya.

Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sukabumi mencatat pada Senin (8/8) total pasien COVID-19 sejak awal 2022 mencapai 3.163 pasien, 3.132 pasien diantaranya sudah dinyatakan sembuh, 24 pasien masih menjalani isolasi dan tujuh pasien meninggal dunia. 

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022