Sukabumi, 18/4 (ANTARA) - Pemerintah Kota Sukabumi Jawa Barat menggandeng klub motor untuk memberantas keberadaan geng motor yang sudah sangat meresahkan warga dengan aksinya yang brutal dan anarkis.

"Kami terus berusaha memberantas keberadaan geng motor di Kota Sukabumi yang sudah marak. Cara lain yang kami lakukan adalah menggandeng klub motor untuk ikut memberantas keberadaan geng motor," kata Wali Kota Sukabumi Muslikh Abdussyukur kepada wartawan, Rabu.

Menurut dia, keberadaan geng motor ini sudah sangat meresahkan karena aksinya yang sudah brutal dan anarkis, bahkan tidak segan-segan melukai orang lain yang tidak suka dengan keberadaan mereka itu. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polres Sukabumi Kota untuk menindak tegas para pelaku geng motor.

Dengan menggandeng klub motor diharapkan keberadaan geng motor di Kota Sukabumi bisa diberantas karena para anggota klub motor juga merasa resah dengan keberadaan anggota geng motor, karena khawatir timbul pikiran di masyarakat klub motor sama seperti geng motor.

"Kami sudah berkoordinasi dengan para anggota klub motor dan mereka siap ikut memberantas keberadaan geng motor," katanya.

Menurut Muslikh, pihaknya memberikan apresiasi kepada para klub motor karena memiliki ciri khas seperti jiwa sosial yang sangat baik dengan cara memberikan santunan kepada masyarakat tidak mampu dan memberikan pelajaran kepada masyarakat cara berkendaraan yang baik.

"Selama ini geng motor di jalan raya selalu ugal-ugalan mengendaraikan motornya dan tidak tertib lalu lintas, berbeda dengan klub motor yang merawat motornya sekaligus memberikan aksi sosial kepada masyarakat," kata Muslikh.

Seorang anggota klub motor Beaters Sukabumi, Amrie menambahkan, keberadaan geng motor sangat berdampak kepada klubnya. Dia khawatir ada pemikiran dari masyarakat bahwa kegiatan yang dilakukan oleh pihaknya mengganggu kenyamanan masyarakat.

"Kami merupakan klub motor. Kegiatan yang kami lakukan cenderung ke arah yang positif seperti bakti sosial dan lain-lain. Maka dari itu, kami pun berharap keberadaan geng motor bisa diberantas karena sangat membuat resah," katanya.
 


Aditya

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2012