Bogor siap menjadi Kota Ramah Air
- 20 Desember 2018 11:09
Guru Besar Manajemen dan Ekologi Lanskap Fakultas Pertanian IPB Hadi Susilo Arifin menunjukkan buah marqisa yang ditanam merambat di atap rumahnya, Laladon Permai, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Guru besar yang telah menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada peringatan Hari Pangan Sedunia tersebut mengenalkan inovasi pekarangan kampung dengan model pengembangan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis ketahanan pangan lokal pada level keluarga. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/17).
Guru Besar Manajemen dan Ekologi Lanskap Fakultas Pertanian IPB Hadi Susilo Arifin menunjukkan bibit tanaman bayam yang ditanam secara hidroponik di lahan pekarangan rumahnya, Laladon Permai, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Guru besar yang telah menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada peringatan Hari Pangan Sedunia tersebut mengenalkan inovasi pekarangan kampung dengan model pengembangan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis ketahanan pangan lokal pada level keluarga. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/17).
Guru Besar Manajemen dan Ekologi Lanskap Fakultas Pertanian IPB Hadi Susilo Arifin menunjukkan daun selada yang ditanam secara hidroponik di lahan pekarangan rumahnya, Laladon Permai, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Guru besar yang telah menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada peringatan Hari Pangan Sedunia tersebut mengenalkan inovasi pekarangan kampung dengan model pengembangan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis ketahanan pangan lokal pada level keluarga. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/17).