"Barusan saya dapat perintah dari Kapolres Bogor untuk menelusuri peristiwa tersebut, kami telah mengumpulkan data-data baik nama korban, serta kronologis kejadian," ujar Kapolsek Babakan Madang, Kompol Heppy Hanafi, saat dihubungi Antara, Minggu.
Kompol Heppy menyebutkan, dari hasil penelusuran memang benar telah terjadi kecelakaan pada saat latihan resmi di ajang Indoprix seri III di Sirkuit Gokart Sentul, Kabupaten Bogor.
Peristiwa kecelakaan yang dialami pebalap asal Probolinggo tersebut terjadi Sabtu (9/8) sekitar pukul 10.30 WIB.
"Pebalap dari Tim Honda tersebut meninggal dunia akibat terjatuh di arena balapan sehingga mengalami pendarahan pada kepala bagian belakang," ujar Kompol Heppy.
Menurut Kompol Heppy, pebalap Denny Triyugo Laksono meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Pertamedika Sentul Cinty, Babakan Madang.
Kompol Heppy menyebutkan, latihan resmi dilakukan karena pada saat tersebut berlangsung kegiatan lanjutan balap motor Indoprix.
Dari hasil perlombaan tersebut, kelas 110 cc yang dimenangkan oleh Rheza Danica Ahrens tim Yamaha Trijaya Racing dari Jawa Barat. Di kelas 125 cc dimenangkan oleh Sigit P.D dari DIY team IDR Yamaha Yonk Jaya, kelas 150 cc dimenangkan oleh Harian Fadila dari DKI Jakarta team Kawasaki KYT rextor IRC Manual Tech.
Menurut Kompol Heppy, peristiwa meninggalnya pebalap Denny Triyugo Laksono murni kecelakaan yang terjadi dalam kegiatan latihan resmi ajang Indoprix seri III, tidak ada unsur kelalaian maupun kesengajaan.
"Informasinya, korban sering terjadi saat latihan, tetapi tetap memaksakan diri untuk ikut latihan," kata Kompol Heppy.
Denny Triyugo Laksono adalah pembalap berbakat dari Indonesia yang telah dua kali menjadi juara Indoprix di tahun 2010 dan 2011, serta dua kali menjadi runner-up" di "Asia Road Racing Championship Underbone" 115 cc.
Pebalap berbakat Indonesia itu telah dua kali menjadi juara Indoprix di tahun 2010 dan 2011, serta dua kali menjadi runner up di Asia Road Racing Championship Underbone 115 cc.
Pewarta: Laily RahmawatiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.