Kegiatan olahraga bertema "Indocement Fun Run & Walk" itu diikuti 1.500 peserta, terdiri atas karyawan dan keluarga, dan juga diikuti direksi produsen semen "Tiga Roda" itu.
Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya melepas bendera start pada lomba lari 5 kilometer.
Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Kuky Permana melepas lomba jalan sehat 2,5 kilometer.
Bersama ribuan karyawan dan keluarganya, Christian Kartawijaya, Kuky Permana, Wakil Presiden Komisaris Indocement I Nyoman Tjager, Direktur Marketing Daniel Kundjono Adam, ikut serta dalam jalan sehat.
Usai finis, dalam kesempatan itu Dirut Indocement Christian Kartawijaya menyatakan bahwa kegiatan olahraga bersama itu, selain dalam rangka memperingati HUT ke-39, juga menjalin kebersamaan dalam suasana Idulfitri 1435 Hijriah.
"Kita nikmati kebersamaan dalam rangka hari kebersamaan keluarga besar Indocement, dan kita jalin kekeluargaan dalam suasana Idulfitri," katanya.
Ia mengajak semua karyawan untuk terus saling bersinergi dan berjuang bersama karena akan selalu menghadapi persaingan.
"Tahun depan, saat memasuki HUT ke-40 tahun, kita berharap akan bisa menambah kapasitas produksi 1,9 juta ton lagi," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Indocement Sahat Panggabean menambahkan dari 12 pabrik yang ada saat ini, yakni sembilan pabrik berada di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, dua pabrik berada di Kompleks Pabrik Palimanan, Cirebon, dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan, total kapasitas produksinya sebesar 18,6 juta ton semen per tahun.
Namun, perusahaan itu saat ini sedang membangun unit produksi ke-14 yang dijadwalkan selesai pada kuartal ketiga 2015.
Unit produksi dengan nilai Rp5,5 triliun hingga Rp6,5 triliun itu dibangun di lingkungan Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor dengan menggunakan teknologi terkini.
Menurut dia, unit produksi ke-14 itu akan menjadi kilang terbesar di Indonesia yang akan menambah kapasitas produksi Indocement sebesar 4,4 juta ton/tahun.
"Dengan demikian, total kapasitas produksi kami nantinya akan mencapai 25 juta ton per tahun," katanya.
Pewarta: Andi JauhariUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.