Depok (ANTARA) - Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) UI menjalin kolaborasi strategis bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, dan desa-desa mitra untuk memperkuat implementasi program Smart Village.
Kepala Subdirektorat Pemberdayaan dan Inovasi Sosial DPIS UI Ns. La Ode Abd Rahman di Depok, Kamis menekankan bahwa Smart Village bukan sekadar digitalisasi administratif, melainkan transformasi ekosistem desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
“Smart Village bukan sekadar digitalisasi desa, tetapi tentang masyarakat yang melek literasi digital, sigap, dan adaptif,” tegasnya.
Baca juga: UI dan Shanghai Cangyou resmi kerja sama perkuat kolaborasi
Baca juga: UI siap menjadi motor kolaborasi riset Asia Pasifik
Ia menekankan, pentingnya peran generasi muda yang melek literasi digital sebagai penerjemah teknologi di desa, yang mampu menghubungkan desa dengan dunia luar.
UI juga membawa gagasan bahwa keberhasilan Smart Village harus dilihat dari impact dan bukan sekadar output. Paradigma baru pembangunan desa menuntut pendekatan partisipatif, di mana desa menjadi aktor utama, bukan sekadar penerima program.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.