Istanbul (ANTARA) - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu, menyatakan bahwa Selat Hormuz telah kembali ke “kondisi sebelumnya” di bawah kendali “angkatan bersenjata”, merujuk pada blokade Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan Iran yang masih terus berlangsung.
“Kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke kondisi sebelumnya, dan jalur perairan strategis itu kini berada di bawah pengelolaan dan kendali ketat angkatan bersenjata,” kata komando gabungan IRGC, seperti dikutip kantor berita Tasnim.
IRGC menegaskan hingga AS “memulihkan sepenuhnya kebebasan pergerakan kapal yang menuju dan keluar dari Iran”, situasi di Selat Hormuz akan tetap berada dalam pengawasan ketat dan tidak berubah.
Baca juga: Tolak gencatan senjata sementara, Iran ingin akhiri perang di kawasan Timur Tengah
Baca juga: Iran akan berlakukan aturan khusus pelayaran di Selat Hormuz
Pernyataan IRGC tersebut muncul setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Jumat (17/4) menyatakan bahwa selat Hormuz “sepenuhnya terbuka” bagi seluruh kapal komersial.
Pewarta: Nabil IhsanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026