Lombok Barat, NTB (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak para kepala desa di Nusa Tenggara Barat untuk menghidupkan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) guna membantu kesulitan dan masalah sosial yang dihadapi masyarakat.
"Kalau ada warga desa yang membutuhkan bantuan apa pun, karena mereka dalam kesulitan melalui Puskesos itu nanti bisa dimasukkan sistem sehingga bisa dicarikan solusi," ujar Mensos Saifullah Yusuf didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal usai meninjau para siswa Sekolah Rakyat di Panti Sosial Sentra Paramitha, Lombok Barat, Kamis petang.
Ia mengatakan pelayanan masyarakat melalui Puskesos ini dilakukan berjenjang dimulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga pusat.
"Kalau desa tidak bisa bantu nanti di tingkat kabupaten bisa dicarikan solusi, kalau di kabupaten tidak bisa bantu, nanti diserahkan kepada gubernur, kalau tidak bisa gubernur nanti kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun filantropi seperti Baznas dan lembaga lain yang selama ini memberikan zonasi bagi masyarakat tidak mampu," kata Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf.
Menurut Gus Ipul, Presiden dalam setiap kesempatan selalu mengajak dan mengingatkan semua pihak untuk juga ikut membantu masyarakat yang selama ini hidupnya dalam penderitaan agar bisa dibantu pemerintah atau pun lembaga pendanaan seperti filantropi.
"Inilah yang paling utama, keluarga yang kesulitan tapi tidak bisa menyampaikan aspirasi, harapannya karena banyak kendala. Apakah itu kendala psikologis, kendala sosial, maupun geografis, dan juga kendala lain yang membuat mereka tidak bisa memperoleh dukungan dari pemerintah," ujarnya.
Mensos mengakui, pihaknya saat ini banyak menerima keluhan yang datang dari berbagai daerah. Mulai dari keluhan keluarga yang tidak mampu menebus ijazah anaknya di sekolah. Kemudian, keluarga yang meminta bantuan untuk bahan pokok karena tidak masuk dalam data hingga tidak masuk dalam peserta BPJS Kesehatan.
"Itu banyak sekali. Tapi untuk NTB saya cukup senang, gubernurnya mengerti dan peduli terhadap data memasukkan masalah dalam sebuah perencanaan yang utuh dan menyeluruh. Tapi ini butuh juga partisipasi masyarakat secara luas karena kita ingin data kita akurat sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tercecer dan membutuhkan bantuan pemerintah," katanya.
Secara garis besar, Puskesos berfungsi sebagai hub layanan yang terintegrasi dengan pusat data, tempat berkumpul pendamping sosial, rujukan layanan lanjutan, dan pengaduan masyarakat.
Puskesos melayani berbagai keluhan, yakni mengusulkan bantuan sosial, pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), mengurus BPJS, dan melakukan asesmen terhadap masalah sosial.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mensos ajak kades di NTB hidupkan Puskesos
Pewarta: Nur ImansyahEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026