Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dengan Iran, yang akan berlangsung dari kedua pihak, selama dua pekan dan mengatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka.
"Berdasarkan pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Asim Munir, di mana mereka meminta saya untuk menahan mengirim angkatan penghancur ke Iran dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara menyeluruh, segera, dan aman, maka saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan ke Iran selama dua pekan. Ini akan menjadi gencatan senjata dua arah," kata Trump di platform Truth Social.
Baca juga: AS dan Iran bahas gencatan senjata 45 hari dalam dua tahap
Baca juga: Iran abaikan usulan gencatan senjata 48 jam yang diajukan AS
Baca juga: Teheran bantah keras minta gencatan senjata ke Amerika
Lebih lanjut, Trump mengatakan bahwa alasan pihaknya menyetujui gencatan senjata dengan Iran adalah karena Amerika telah mencapai dan melampaui semua tujuan militer dalam perang terhadap Iran.
"Kami juga telah mencapai tahap yang sangat jauh terkait kesepakatan yang definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah," ujar presiden AS itu.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta: Nabil IhsanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026