Kabupaten Bogor (ANTARA) - EIGER Adventure Land bersama relawan dan instansi terkait mengangkat 6 ton sampah di kawasan hulu Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Direktur Utama EIGER Adventure Land, Imanuel Wirajaya dalam keterangannya, Senin, mengatakan permasalahan sampah di kawasan hulu tidak hanya terkait volume, tetapi juga perilaku masyarakat dalam membuang sampah.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Sukagalih, Megamendung, pada pertengahan Maret 2026 itu melibatkan sekitar 70 relawan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, serta Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

“Permasalahan sampah di kawasan seperti Puncak tidak hanya soal volume, tetapi juga perilaku. Pembuangan sampah sembarangan dapat berdampak langsung terhadap lingkungan sekitar, mulai dari pencemaran hingga potensi bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut pihaknya ingin mendorong kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan serta membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumber.

Pada tahap awal pembersihan, tim berhasil mengangkut sekitar 6 ton sampah atau setara dengan empat truk. Namun, berdasarkan estimasi di lapangan, total timbulan sampah di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 30 ton sehingga proses pembersihan akan dilakukan secara bertahap.

Guru Besar Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University, Arief Sabdo Yuwono, menilai permasalahan sampah di kawasan hulu memerlukan pendekatan sistemik dan tidak dapat diselesaikan dengan metode konvensional seperti pembuangan terbuka.

“Diperlukan perubahan sistem pengelolaan sampah mulai dari sumbernya, termasuk kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta penguatan sistem pengelolaan yang lebih berkelanjutan,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, timbulan sampah nasional pada 2023 mencapai 56 juta ton per tahun, dengan hanya sekitar 39 persen yang dikelola dengan baik, sementara sisanya masih berpotensi mencemari lingkungan.

Di tingkat daerah, volume sampah di Kabupaten Bogor yang mencapai ribuan ton per hari turut meningkatkan risiko munculnya titik-titik pembuangan liar, terutama di kawasan penyangga seperti Puncak.



 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026