Bandung (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono memastikan pihaknya akan memanggil BBKSDA Jawa Barat dan Dinas Kehutanan provinsi setempat guna menyikapi tata kelola Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) setelah kematian dua anak harimau Benggala, Huru dan Hara.

“Hari Senin, 30 Maret 2026, kami akan memanggil BBKSDA Jabar dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat untuk memastikan tanggung jawab mereka dijalankan dengan benar,” kata Ono di Bandung, Minggu.

Ia menegaskan penyelamatan satwa harus menjadi prioritas utama di tengah persoalan yang terjadi dalam pengelolaan kebun binatang tersebut.

Menurut Ono, sejak awal pihaknya telah mengusulkan pemindahan satwa ke kebun binatang lain, seperti Ragunan atau Surabaya guna menjamin keselamatan hewan.

Baca juga: Kemenhut tingkatkan biosekuriti cegah FPV pascakematian harimau di Bandung Zoo

Ia menyebut komunikasi antar-pimpinan daerah belum diikuti langkah konkret di lapangan.

Ono mengungkapkan selama masa transisi pengelolaan, pihak yayasan hanya mengandalkan donasi dari pengunjung, yang berdampak pada penurunan kualitas pakan satwa.

Ia menambahkan meski kini pakan telah disiapkan oleh kementerian, proses pembayaran yang kerap terlambat membuat operasional di lapangan terganggu.

Selain itu, kebutuhan tambahan, seperti pakan ekstra, bahan bakar, hingga perawatan lingkungan dinilai masih minim.

Ono menilai setelah pengambilalihan oleh pemerintah pusat, operasional Bandung Zoo belum menunjukkan perbaikan signifikan, termasuk belum adanya koordinasi dan standar operasional yang jelas.

Baca juga: Seekor anak harimau Benggala berusia 8 bulan mati di Bandung Zoo

Ia menyoroti nasib ratusan karyawan yang hingga kini bekerja dalam ketidakpastian status dan penghasilan. “Ini urusan kemanusiaan dan kesejahteraan. Pemerintah harus hadir agar para karyawan bisa bekerja dengan tenang,” ujarnya.

Ono mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, termasuk penataan status kepegawaian serta perbaikan menyeluruh tata kelola kebun binatang.



Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026