Bekasi (ANTARA) - PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek mencatat arus balik kendaraan menuju arah Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) masih tinggi hingga H+6 Idul Fitri 1447 Hijriah, bertepatan Jumat (27/3/2026).

"Sebagaimana lonjakan arus lalu lintas beberapa hari sebelumnya saat arus balik, volume kendaraan masih menunjukkan peningkatan signifikan hingga H+6 Lebaran," kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek Desti Anggraeni di Bekasi, Sabtu.

Ia menyatakan sebanyak 44.213 kendaraan terpantau menuju arah Jakarta pada arus balik di H+6 Lebaran atau mengalami peningkatan sebesar 82,87 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yakni 24.177 kendaraan.

Peningkatan volume lalu lintas kendaraan melalui Jalan Layang MBZ ini menunjukkan fase arus balik masih berlangsung dengan lonjakan kendaraan tercatat tinggi terutama pada periode pagi serta malam hari.

Baca juga: 63.275 kendaraan tinggalkan Jakarta lintasi Jalan Layang MBZ H-4 Idul Fitri
Baca juga: 39.085 kendaraan tinggalkan Jakarta lintasi MBZ H-8 Idul Fitri

Di sisi lain, kendaraan yang meninggalkan arah Jakarta tercatat sebanyak 25.730 kendaraan atau turun 17,16 persen dari lalu lintas normal sebesar 31.060 kendaraan. Penurunan ini mengindikasikan pergerakan kendaraan keluar Jakarta mulai berkurang seiring berakhirnya periode mudik.

"Kondisi ini mencerminkan bahwa arus lalu lintas di Ruas Jalan Layang MBZ saat ini didominasi oleh kendaraan yang kembali menuju Jakarta," katanya.

Meski demikian, lanjut dia, secara umum lalu lintas masih terpantau lancar dan terkendali dengan dukungan pemantauan lalu lintas secara intensif serta kesiapsiagaan petugas operasional di lapangan.

Pihaknya terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak.

Baca juga: 367.800 kendaraan lintasi ruas Jalan Layang MBZ selama periode libur Imlek

Antisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya kondisi hujan juga diperlukan karena dapat memengaruhi jarak pandang serta kondisi permukaan jalan sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan.

Pengguna jalan dapat mengakses informasi terkini maupun permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol melalui pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133, Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5 untuk pengguna iOS dan Android.(KR-PRA).



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026