Bogor (ANTARA) - Seorang remaja asal Parungkuda Sukabumi tewas terbawa ombak saat berenang di pantai Karang Naya, Kecamatan Cikakak Kabupaten Sukabumi pada minggu (23/03/2026). Remaja tersebut berenang bersama temannya dan secara tiba-tiba ombak besar menyeret mereka ke tengah laut. Petugas penjaga pantai Balawista yang berada di lokasi langsung melakukan pertolongan bersama warga sekitar.
Satu korban dinyatakan hilang terseret ombak, sedangkan satu korban lainnya berhasil selamat. Korban selamat diketahui bernama Raka (15), warga Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda. Raka berhasil dievakuasi dan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Sementara itu, rekannya, SH (14), terseret lebih jauh dan hilang dari pantauan. Usai terima laporan, Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat melakukan pencarian.
Baca juga: Tim SAR selamatkan empat wisatawan yang terseret ombak di Garut
Baca juga: Tim SAR Kayangan lanjutkan pencarian kepala lingkungan
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan insiden terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat kedua korban berenang di pesisir pantai. Tanpa disadari, arus kuat menyeret keduanya ke tengah laut.
“Tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.25 WIB dan langsung melakukan penyisiran darat ke arah timur dan barat masing-masing sejauh dua kilometer,” ujar Suryo.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 17.00 WIB. Korban ditemukan di dekat pecahan ombak, sekitar 200 meter dari titik awal kejadian.
“Korban terlihat terdorong arus ke pinggir pantai, kemudian langsung dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu,” jelasnya.
Baca juga: Tim SAR berhasil evakuasi dua wisatawan yang terseret ombak di Pantai Karangpapak Garut
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polres Sukabumi, Polairud, Balawista, relawan, serta keluarga korban.
Sejumlah peralatan seperti perahu LCR, drone, hingga alat deteksi bawah air turut dikerahkan dalam proses pencarian.
Pewarta: Erwan MuhadamUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026