Madiun (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun Jawa Timur mencatat jumlah penumpang yang menggunakan jasa transportasi kereta api pada dua hari Lebaran hingga Senin (23/3) sebanyak 26.673 orang di berbagai wilayah stasiun Daop Madiun.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari di Madiun, mengatakan dari jumlah 26.673 pelanggan yang dilayani, secara rinci tercatat 14.950 orang merupakan pelanggan naik atau keberangkatan dan 11.723 orang merupakan pelanggan turun atau kedatangan di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun.

"Jumlah ini terus merangkak naik seiring dengan keberangkatan dan kedatangan KA hingga tengah malam," ujar Tohari.

Menurutnya, secara umum jumlah penumpang yang turun di sejumlah stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, terpantau masih tinggi, meskipun saat ini sudah mulai masuk masa arus balik.

Sesuai data, volume penumpang berangkat dan turun di wilayah Daop 7 Madiun terpantau paling tinggi terjadi pada dua hari Lebaran 2026 dan Minggu (22/3) dengan jumlah sebanyak 31.055 penumpang orang.

"Angka tersebut naik 116 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran H2 Tahun 2025 yang tercatat total sebanyak 26.838 penumpang," katanya.

Tohari, merinci bahwa pada hari kedua Lebaran, volume keberangkatan mencapai 16.307 penumpang atau tertinggi sepanjang masa angkutan Lebaran yang dimulai pada 11 Maret 2026 lalu. Adapun jumlah kedatangan sebanyak 14.748 penumpang. 

Sedangkan, untuk akumulasi sementara sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran 2026 pada Rabu (11/3) hingga Minggu (15/3), total penumpang yang berangkat dari Daop Madiun telah mencapai 109.129 orang, sedangkan total penumpang yang datang atau turun di stasiun Daop Madiun mencapai 161.703 orang.

"Angka kedatangan paling tinggi terjadi pada Rabu (18/3) atau H-3 Lebaran dengan jumlah 15.131 penumpang. Sedangkan, angka keberangkatan paling tinggi terjadi pada H2 Lebaran dengan jumlah 16.307 penumpang," katanya.

Baca juga: Mobilitas pengguna Jalan MBZ masih tinggi H+1 Idul Fitri

Baca juga: Pemudik arus balik sebabkan antrean panjang di Puncak pada H+3 Lebaran

Tohari mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket balik agar tidak kehabisan. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan kanal mitra kerjasama resmi lainnya.

"Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train atau Kereta Persambungan sebagai opsi untuk mendapatkan alternatif kereta api menuju relasi yang diinginkan," kata Tohari.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026