Istanbul (ANTARA) - Uni Eropa pada Senin menyambut baik keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan sementara serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari, dan menyambut baik "segala bentuk" penahanan diri.
Saat berbicara pada konferensi pers Komisi Eropa, juru bicara Komisi Anouar El Anouni mengatakan blok tersebut mendukung semua upaya untuk menurunkan ketegangan di Timur Tengah.
"Saya akan mengingatkan kembali apa yang telah dikatakan para pemimpin kita -- seruan yang jelas untuk de-eskalasi dan penahanan diri maksimal. Oleh karena itu, segala bentuk penahanan diri disambut baik," katanya kepada wartawan.
El Anouni mengatakan Uni Eropa tetap aktif terlibat secara diplomatik dengan mitra regional dan internasional untuk mencegah eskalasi lebih lanjut, dan mencatat kontak yang sedang berlangsung dengan aktor-aktor kunci, termasuk Iran dan negara-negara Teluk.
Dia menggarisbawahi bahwa kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, telah melakukan "kontak terus-menerus" dengan rekan-rekan di seluruh wilayah, termasuk Turki, Qatar, dan Iran, sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi krisis dan mempromosikan dialog.
Pada Senin, Trump mengatakan bahwa dia telah memerintahkan penundaan selama lima hari untuk semua serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran, dengan alasan pembicaraan yang "sangat baik dan produktif" dengan Teheran selama akhir pekan.
Serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari, dengan Teheran membalas melalui serangan drone dan rudal berulang yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Iran ancam akan balas jika fasilitas energinya diserang Amerika Serikat
Baca juga: Araghchi siap fasilitasi pelayaran kapal-kapal Jepang di Hormuz
Pewarta: Cindy Frishanti OctaviaEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026