Jakarta (ANTARA) - Di tengah dinamika dan keragaman kota Los Angeles, berdiri Masjid At-Thohir sebagai simbol kedamaian, persatuan, dan semangat dakwah Islam yang inklusif. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan budaya yang mencerminkan nilai 'rahmatan lil ‘alamin—Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Masjid At-Thohir diresmikan pada Maret 2022, menandai puncak perjalanan panjang yang dimulai sejak tahun 2015. Gagasan pendiriannya berawal dari pengalaman pribadi keluarga pengusaha nasional, Garibaldi “Boy” Thohir, yang melihat keterbatasan fasilitas ibadah bagi komunitas Muslim Indonesia di Los Angeles, khususnya untuk pelaksanaan salat Jumat.

“Kami sekeluarga memang sering berlibur ke Los Angeles. Ayah saya sering mengeluh kalau mau shalat Jumat, dan dari situlah muncul keinginan untuk menghadirkan masjid bagi komunitas Indonesia di sini,” ujar Boy Thohir.

Terinspirasi oleh kebutuhan tersebut—serta sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum ayahnya, H. Mochamad Thohir—Boy Thohir bersama keluarga melalui Yayasan Mochammad Thohir berinisiatif menghadirkan sebuah masjid yang dapat menjadi rumah spiritual bagi diaspora Indonesia.

Setelah melalui proses pencarian, sebuah bangunan bersejarah yang berdiri sejak 1920 di kawasan downtown Los Angeles berhasil diakuisisi dan direnovasi menjadi masjid yang representatif.

Dengan luas sekitar 650 meter persegi dan kapasitas hingga 250 jamaah, Masjid At-Thohir kini dilengkapi fasilitas modern, termasuk ruang pembelajaran yang mendukung kegiatan edukasi dan dakwah.

Transformasi bangunan ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara keluarga Thohir dan masyarakat Indonesia di Los Angeles yang turut berkontribusi melalui donasi.

Dalam sambutannya saat peresmian, Boy Thohir menegaskan visi besar di balik pembangunan masjid ini. “Masjid ini kami harapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan yang membawa kedamaian dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menambahkan kami ingin Masjid At-Thohir menjadi contoh bagaimana Islam hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam, serta memperkuat kebersamaan masyarakat Indonesia di perantauan.”

Boy Thohir juga dikenal luas sebagai sosok dermawan yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Semangat filantropi tersebut tercermin dalam berbagai program Masjid At-Thohir yang tidak hanya menyasar umat Muslim, tetapi juga masyarakat sekitar lintas latar belakang.

Sejak berdiri, Masjid At-Thohir konsisten menghadirkan berbagai kegiatan yang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar lintas agama dan budaya. Pada 2025, masjid ini menginisiasi kegiatan berbagi bingkisan kepada warga di sekitar lingkungan masjid sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian sosial.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan tetangga di sekitar masjid, serta menghadirkan nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujar Presiden Indonesia Muslim Foundation Masjid At-Thohir, Adji Sudarmadji.

Memasuki tahun 2026, Masjid At-Thohir kembali menghadirkan program-program keagamaan yang memperkuat spiritualitas umat. Pada bulan Ramadan 1447 H, ada program i’tikaf di 10 malam terakhir Ramadan, dengan pengaturan khusus demi menjaga kenyamanan dan keamanan jamaah.

Selain itu, dalam semangat kebersamaan, KJRI Los Angeles bersama Indonesia Muslim Foundation (IMFO) dan Masjid At-Thohir berhasil menyelenggarakan perayaan Idul Fitri 1447 H bertema “Makna Fitra Membawa Silaturahmi” pada 20 Maret 2026.

“Kami berharap momentum Idul Fitri ini dapat mempererat tali silaturahmi masyarakat Indonesia di Los Angeles dan sekitarnya, sekaligus memperkuat nilai persaudaraan di tengah keberagaman,” disampaikan dalam undangan resmi penyelenggara.

Kehadiran Masjid At-Thohir juga mendapat apresiasi dari perwakilan pemerintah Indonesia di Amerika Serikat. “Masjid ini menjadi kebanggaan kita bersama dan melengkapi keberadaan masjid milik WNI di Amerika Serikat, sekaligus menjadi sarana mempererat persaudaraan,” ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat.

Lebih dari sekadar bangunan fisik, Masjid At-Thohir adalah manifestasi dari visi besar: menghadirkan Islam yang menyejukkan, inklusif, dan membawa manfaat bagi semua.

“Kami berharap Masjid At-Thohir dapat terus menjadi oase spiritual, tidak hanya bagi umat Muslim Indonesia, tetapi juga sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat luas,” tutup Boy Thohir.



Pewarta: Antara
Editor : Feru Lantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026