Karawang (ANTARA) - Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkuat kesiapan layanan menghadapi periode arus balik Lebaran, khususnya di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek sebagai gerbang utama pergerakan kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa menuju Jakarta.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Senin menyampaikan berdasarkan data lalu lintas terkini, pergerakan arus balik mulai menunjukkan peningkatan.
Pada Shift 1 Senin ini, tercatat sebanyak 12.624 kendaraan melintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Jumlah kendaraan itu meningkat 49,75 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 8.442 kendaraan.
Baca juga: Buka tutup akses MBZ diberlakukan imbas kepadatan kendaraan
Baca juga: Jasamarga terapkan "contraflow" di Tol Jakarta-Cikampek pada hari kedua Lebaran
Ia mengatakan, JTT telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran arus balik Lebaran.
“JTT terus berkoordinasi intensif bersama kepolisian dan stakeholder terkait untuk memastikan pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas dilakukan secara cepat dan tepat sesuai kondisi di lapangan. Selain itu, kami juga mengoptimalkan layanan operasional serta menyiagakan personel di seluruh titik krusial ruas Trans Jawa," katanya.
Di Gerbang Tol Cikampek Utama, JTT mengoperasikan sebanyak 22 gardu tol menuju arah Jakarta, guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan saat arus balik.
Selain itu, JTT juga menyiapkan pengoperasian GT Cikampek Utama 8 sebagai akses tambahan untuk menerima kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta.
Baca juga: Mobilitas kendaraan via MBZ melandai H-1 Idul Fitri
Langkah tersebut diharapkan dapat mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata serta meminimalkan potensi antrean di gerbang tol.
Dalam mendukung kelancaran arus balik, JTT bersama pihak kepolisian juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional seperti contraflow maupun one way, menyesuaikan dengan dinamika lalu lintas di lapangan.
JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menghindari waktu puncak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan laik jalan.
Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kecukupan bahan bakar, saldo uang elektronik, serta memanfaatkan rest area secara bijak. Selain itu, pengguna jalan diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026