Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal yang mampu mendukung pengembangan klaster superhub ekonomi IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur lewat program beasiswa sarjana (S1).
"Warga yang tinggal di kawasan sekitar IKN dapat kesempatan kuliah gratis," ujar Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw ketika ditanya mengenai pemberdayaan SDM lokal di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu.
Program bantuan biaya belajar atau beasiswa tersebut menjadi salah satu langkah memastikan masyarakat sekitar kawasan IKN memiliki akses pendidikan tinggi yang lebih luas.
Peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus pembangunan nasional, dan harus memastikan generasi muda di IKN mendapatkan kesempatan pendidikan yang baik sebagai bekal masa depan.
Program beasiswa S1 bagi masyarakat berdomisili di wilayah delineasi IKN tersebut kerja sama dengan Universitas Brawijaya, beasiswa pendaftaran dilakukan secara daring dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan oleh penyelenggara.
Bantuan biaya belajar diberikan secara penuh, jelas dia, untuk uang kuliah tunggal (UKT) hingga delapan semester serta Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Program beasiswa tersebut menyediakan bidang studi Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Psikologi, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Agribisnis, Agroteknologi dan Studi Kehutanan.
Baca juga: Karawang gandeng sejumlah perusahaan tingkatkan kompetensi SDM lokal
Baca juga: Pemkab Bekasi gelar pelatihan kerja lewat 'Fuji Academy Deltamas'
"Bantuan biaya belajar ditujukan untuk menyiapkan SDM lokal, yang mampu mendukung pengembangan klaster superhub ekonomi IKN," katanya.
Masyarakat berdomisili di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, serta Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Loa Kulu, dan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara dapat mengikuti program beasiswa alias kuliah gratis tersebut, demikian Troy Pantouw.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Heri Sutarman
COPYRIGHT © ANTARA 2026