Karawang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meminta Kementerian Perhubungan memperhatikan kondisi lampu penerangan jalan umum di sejumlah ruas jalan nasional yang menjadi jalur mudik lebaran di wilayah Karawang.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh, di Karawang, Selasa, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyampaikan usulan itu ke Kementerian Perhubungan, melalui surat resmi yang dikirimkan Dinas Perhubungan Karawang.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perhubungan Karawang telah menyampaikan surat resmi ke Kemenhub terkait kebutuhan pemasangan lampu penerangan di jalur nasional yang melintasi wilayah Karawang menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Keberadaan lampu penerangan jalan umum dinilai sangat dibutuhkan untuk memberi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, apalagi di saat kondisi cuaca yang masih sering diguyur hujan.

Menurut dia, minimnya lampu penerangan jalan umum dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari.

Keberadaan lampu penerangan jalan umum yang memadai dapat membantu pengendara lebih waspada serta memiliki jarak pandang yang lebih baik saat berkendara dalam kondisi hujan.

"Jadi, lampu penerangan jalan umum memang benar-benar dibutuhkan, apalagi saat musim mudik lebaran," katanya.

Menurut bupati, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya sebatas pada kondisi fisik jalan, tetapi juga harus dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti lampu penerangan umum yang memadai.

Untuk di ruas jalan kabupaten, Pemerintah Kabupaten Karawang sudah memulai perbaikan lampu penerangan jalan umum yang rusak di ruas jalan kabupaten yang akan menjadi jalur mudik lebaran.

Beberapa titik yang mulai dipasang atau perbaikan lampu penerangan jalan di ruas jalan kabupaten di antaranya berada di jalur Telagasari dan sekitarnya.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026