Wonosobo (ANTARA) - Akses jalur wisata menuju kawasan Dieng Plateau melalui Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dipastikan dalam kondisi aman dan nyaman untuk dilalui wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat di Wonosobo, Sabtu menyampaikan, Pemkab Wonosobo bersama pihak terkait terus memastikan kelancaran akses bagi pengunjung yang hendak berwisata ke kawasan dataran tinggi tersebut.
Selain jalur utama dari arah Kota Wonosobo menuju Dieng, wisatawan juga dapat memanfaatkan jalur alternatif dari Temanggung menuju Dieng melalui kawasan Tambi, Wonosobo. Jalur ini menjadi salah satu rute favorit karena menawarkan panorama alam yang indah sepanjang perjalanan.
Ia menyampaikan, rute tercepat dari Temanggung menuju Dieng dapat ditempuh melalui jalur Ngadirejo-Canggal dengan jarak sekitar 47 kilometer dan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam.
"Sepanjang perjalanan, wisatawan disuguhi pemandangan alam pegunungan yang asri, termasuk hamparan kebun teh di kawasan Perkebunan Teh Tambi," kayanya.
Menurut dia, pelebaran jalan juga telah dilakukan di beberapa titik pada rute tersebut, terutama di sekitar kawasan Kebun Teh Sikathok. Jalur ini dapat dilalui kendaraan kecil, untuk kendaraan bus besar disarankan menggunakan jalur Parakan-Kledung-Kertek demi keamanan dan kenyamanan perjalanan.
Alternatif lain, katanya, wisatawan dapat melalui jalur Temanggung-Kledung-Candiyasan menuju kawasan wisata Blembem. Sepanjang rute ini, akan disuguhi panorama alam pegunungan serta melintasi sejumlah destinasi seperti Telaga Bedakah dan kawasan Gunung Cilik sebelum menuju kawasan wisata Dieng.
Iya menyampaikan, jalur utama dari kota Wonosobo menuju Dieng saat ini semakin nyaman dilalui.
"Belum lama ini, ruas jalan tersebut telah dilakukan perbaikan dan pengaspalan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sehingga kondisi jalan menjadi lebih halus dan mendukung kenyamanan perjalanan wisatawan," katanya.
Pemberitaan di media sosial terkait adanya jalan longsor yang menyebabkan terputusnya akses menuju Dieng diketahui terjadi pada jalur alternatif melalui wilayah Pejawaran-Batur (Dieng), Kabupaten Banjarnegara.
Baca juga: Banjarnegara siapkan destinasi wisata hadapi libur akhir tahun
Baca juga: Menteri AHY sebut tradisi ruwatan rambut gimbal di Dieng perlu dilestarikan
